Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Juli 2019 | 18.21 WIB

Nintendo Switch Dioprek Lagi, Kini Bisa Jalankan OS Android

Ilustrasi: Modifikasi OS Nintendo Switch. (AndroidPolice) - Image

Ilustrasi: Modifikasi OS Nintendo Switch. (AndroidPolice)

JawaPos.com - Nintendo Switch menjadi salah satu konsol terlaris untuk perangkat gaming. Selain karena fleksibilitas, Nintendo Switch juga mampu menjadi perangkat game rumahan yang bisa terkoneksi ke televisi dan dimainkan menggunakan joycon.

Tidak hanya itu, Nintendo Switch juga kerap menjadi bahan oprekan para tech enthusiast yang suka utak-atik sistem operasi (OS). Sebagaimana JawaPos.com lansir dari laman XDAForums via AndroidPolice, Senin (29/7), para pengembang atau modder yang dikenal sebagai Switchroot berhasil menyuntikan OS Android ke perangkat Switch dari Nintendo.

Pada forum XDA, switchroot ini menunjukkan sebagian besar fitur, batasan, hingga proses instalasi OS Android ke Nintendo Switch. Hanya saja, tautan unduhannya hilang. Para pengembang berharap tautan tersebut segera di-posting kembali.

Android build untuk Switch akan mengusung LineageOS 15.1 yang didasarkan pada Android 8.1 Oreo. Tergolong lawas memang, namun bisa jadi OS Android terbaru sesegera mungkin dioprek oleh para modder.

Photo

Ilustrasi: Nintendo Switch berubah jadi tablet Linux. (Twitter/@Fail0verflow)

Proses dari para penyuntikan OS Android ke Nintendo Switch sendiri dikatakan tidak sulit. Namun perlu diketahui, Nintendo melarang siapa pun untuk memodifikasi konsol. Jadi jika rusak, ya tanggung sendiri risikonya.

Ketika benar-benar menggunakan Android di Nintendo Switch, pengembang mencatat bahwa audio berfungsi dan perangkat akan bekerja dalam mode genggam, juga mendukung joycon melalui bluetooth. Ada juga berbagai profil kinerja yang dapat dialihkan pengguna sesuai kebutuhan.

Namun ada beberapa kekurangan dari konsol Switch yang dimodifikasi itu, antara lain, masa pakai baterai yang menurun. Selain itu, ketika menjalankan OS Android di Nintendo Switch, rotasi otomatis juga rusak, layar tidak mau mati di dok, status pengisian daya tidak terdeteksi (meskipun Switch akan mengisi daya), dan input melalui layar sentuh dan joycon bisa sedikit terganggu.

Bukan Kali Pertama Diutak-atik

Di tangan para ahli IT, Nintendo Switch selain untuk konsol game, bisa jadi merupakan perangkat ajaib serba guna untuk bahan percobaan. Itu tadi, bisa diutak-atik OS-nya dengan menjejali OS Android dan menjadikannya layaknya sebuah tablet.

Nintendo Switch yang dimodifikasi OS-nya menjadi Android sendiri bukan kali pertama. Sebelumnya juga pernah. Kurang lebih mirip, yakni menjejali OS lain ke Switch.

Seperti pernah kami beritakan sebelumnya, di tangan para hacker, Nintendo Switch berubah menjadi tablet dengan OS Linux. Hacker yang tergabung dalam sebuah kelompok fail0verflow‏ berhasil memasang antarmuka grafis pada Nintendo Switch, mereka mengumumkan bahwa konsol game itu diretas untuk menjalankan sistem operasi berbasis Linux. Berkat sistem operasi Linux yang disematkan pada perangkat gaming tersebut, hal itu membuatnya mampu bekerja layaknya sebuah komputer tablet.

Mulanya grup peretas tersebut mencari celah kerentanan pada perangkat Nintendo Switch. Tujuannya untuk menemukan kecacatan hardware pada konsol game tersebut.‏ Namun mereka malah berhasil menjalankan sistem operasi DebianGNU/Linux pada perangkat Nintendo Switch.

Berdasarkan temuan mereka, kerentanan celah yang ditemukan tidak bisa diperbaiki oleh Nintendo melalui update firmware saja. Sebab hacker menyerang kelemahan pada boot ROM konsol Switch.

Dari celah yang ditemukan tersebut memungkinkan mereka untuk meng-install dan menjalankan sistem operasi Debian GNU/Linux. Dalam video yang juga pernah di-posting ke Twitter mereka, @Fail0verflow, pengguna bisa melihat gambar desktop KDE Plasma berjalan di Nintendo Switch. Ini memungkinakn seseorang untuk mengatur kecerahan layar, memudahkan untuk zoom in atau zoom out halaman dengan jari. Pengguna juga bisa menggulirkan atau scroll halaman serta mengetikkan teks melalui keyboard pada layar.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore