
Ilustrasi Google Search. (Pixabay/Firmbee)
JawaPos.com - Google mulai menggulirkan sejumlah fitur baru untuk Android menjelang peluncuran Android 17 yang dijadwalkan akhir tahun ini. Pembaruan tersebut mencakup sistem pendeteksi penipuan saat panggilan telepon yang lebih canggih, peningkatan kemampuan pada Google Photos dan Circle to Search, serta fitur ringkasan berbasis kecerdasan buatan (AI) di Google Play Books.
Sebenarnya Android sudah memiliki fitur peringatan panggilan penipuan sejak 2024. Namun kini Google meningkatkan kemampuannya dengan menghadirkan teknologi yang dapat mengenali upaya penyamaran identitas.
Seperti dikutip dari Engadget, melalui pembaruan pada aplikasi Telepon Google, pengguna akan menerima peringatan apabila ada penelepon yang mengaku sebagai seseorang dari daftar kontak mereka, tetapi identitasnya tidak dapat diverifikasi.
"Ketika kontak menelepon Anda dan Anda berdua menggunakan Telepon oleh Google, perangkat mereka mengirimkan sinyal konfirmasi senyap secara real-time ke perangkat Anda untuk memverifikasi bahwa panggilan tersebut sah dan benar-benar berasal dari perangkat kontak,” ungkap Google.
"Karena jabat tangan digital ini menggunakan teknologi Rich Communication Services (RCS) terenkripsi ujung-ke-ujung, ini sepenuhnya bersifat pribadi,” imbuhnya.
Apabila perangkat tidak menerima sinyal verifikasi tersebut, aplikasi akan menampilkan peringatan agar pengguna dapat segera mengakhiri panggilan. Fitur deteksi penyamaran ini tersedia untuk perangkat Android 12 atau yang lebih baru yang menggunakan aplikasi Telepon Google.
Selain itu, Google juga berencana menghadirkan aplikasi Keamanan Pribadi bagi pengguna berusia di bawah 13 tahun. Melalui aplikasi tersebut, anak-anak dapat menampilkan informasi medis dan kontak darurat di layar kunci, sekaligus mengakses fitur keselamatan seperti deteksi kecelakaan kendaraan dengan lebih cepat.
Tak hanya berfokus pada aspek keamanan, Google juga menyematkan fitur AI baru pada sejumlah aplikasinya. Google Photos kini mendapatkan fitur "lemari pakaian" yang mampu mengenali dan mengelompokkan pakaian yang pernah dikenakan pengguna dalam foto, sekaligus mendukung pengalaman mencoba pakaian secara virtual.
Sementara itu, Google Play Books memperoleh kemampuan AI yang dapat memberikan informasi tambahan terkait teks yang disorot pengguna, serta membuat ringkasan isi bacaan secara otomatis.
Saat ini, fitur lemari pakaian di Google Photos tersedia untuk perangkat tertentu di Amerika Serikat, India, dan Brasil yang menjalankan Android 10 atau versi lebih baru. Adapun fitur AI di Google Play Books baru tersedia untuk sejumlah judul berbahasa Inggris.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
