
Tampilan iPhone 17. (Apple Newsroom)
JawaPos.com - iPhone 17 series bersama dengan varian Pro memang baru saja diluncurkan secara global. Namun, varian Pro mengalami kenaikan harga sekitar USD 100 atau setara dengan Rp 1,6 juta.
Menanggapi hal ini, CEO Apple, Tim Cook, menegaskan bahwa kenaikan harga pada model iPhone 17 Pro yang baru tidak ada hubungannya dengan kebijakan tarif yang dicanangkan oleh Presiden Donald Trump.
"Tidak ada kenaikan tarif yang jelas untuk harga yang lebih tinggi," ungkap Cook seperti dilansir dari CNBC Internasional, Senin (22/9).
Pernyataan ini termasuk pada salah satu respons paling lugas dari Cook terkait isu tarif yang memengaruhi harga iPhone. Tak hanya menaikkan harga iPhone 17 Pro sebesar USD 100.
Perusahaan juga memperkenalkan model iPhone Air dengan harga lebih tinggi, yang menggantikan model Plus. Kenaikan harga ini sebenarnya sudah diprediksi oleh banyak analis, meskipun Apple berupaya keras untuk menghindari dampak tarif.
Sebagai langkah strategis, Apple telah mengubah rantai pasokannya. Perusahaan mulai mengimpor iPhone ke AS dari negara-negara dengan tarif lebih rendah, seperti India dan Vietnam, alih-alih dari Tiongkok yang secara historis menjadi pusat produksi utama mereka.
Selain itu, Cook juga telah berinteraksi secara publik dengan Presiden Trump, seiring dengan komitmen Apple untuk menginvestasikan setidaknya USD 600 miliar demi memperkuat manufaktur dan mendukung pemasok di AS.
Di tengah situasi ini, Apple juga melaporkan kerugian sebesar USD 800 juta pada Juni akibat biaya yang terkait dengan tarif. Pada saat yang sama, perusahaan juga menghadapi tantangan lain, seperti peluncuran fitur kecerdasan buatan (AI) yang dianggap lambat dan persaingan ketat di pasar internasional, terutama di Tiongkok.
Terkait dengan AI, Cook pun memberikan tanggapan santai, "Kita punya AI di mana-mana di ponsel. Hanya saja, kita tidak menyebutnya seperti itu,” ujarnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
