
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan kembali menguat pada perdagangan Selasa (3/11), setelah ditutup menguat sebesar 0,79 persen ke level 5,098 pada perdagangan Senin (2/11).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan IHSG masih berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [v] pada label hitam, sehingga berpeluang menguat menuju 5,456–5,564.
Namun, IHSG juga berpotensi berbalik koreksi pada wave (v) dari wave [v] menuju 4,763-4,845 bila menembus 4,907. Adapun, posisi support IHSG saat ini berada di rentang 5,012 - 4,907 sedangkan resistance di level 5,326- 5,460.
MNC Sekuritas merekomendasikan empat saham yang menarik dicermati investor pada perdagangan Selasa (3/11), yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), dan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO).
Saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BBRI sebelumnya menguat 0,71 persen ke level 2.820, disertai tekanan jual.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi BBRI saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave B. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 2.650–2.760, dengan target harga 2.950 dan 3.070 serta stop loss di bawah 2.590.
Selanjutnya, saham PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham ESSA sebelumnya menguat 6 persen ke level 530, didukung munculnya volume pembelian.
Baca Juga:Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos di Liga Europa: Roazhon Park Jadi Ancaman, Tuan Rumah Menang
MNC Sekuritas memperkirakan posisi ESSA saat ini berada pada bagian dari wave [c] dari wave 4. Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 505–520, dengan target harga 550 dan 585 serta stop loss di bawah 492.
Berikutnya, saham PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham MAPA sebelumnya terkoreksi 0,87 persen ke level 570, didukung munculnya volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi MAPA saat ini berada pada bagian dari wave B dari wave (B). Investor dapat menerapkan strategi Buy on Weakness pada kisaran 535–570, dengan target harga 605 dan 640 serta stop loss di bawah 525.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022