
Ilustrasi investasi. (Freepik)
JawaPos.com — Produk Asuransi Yang Dikaitkan Dengan Investasi (PAYDI) atau unit link kembali mencatat pertumbuhan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap perencanaan keuangan jangka panjang.
Data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menunjukkan premi PAYDI pada Semester I 2026 tumbuh 10,3 persen menjadi Rp35,73 triliun.
Kanal bancassurance masih menjadi salah satu jalur distribusi utama produk tersebut.
Pertumbuhan ini terjadi ketika ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen pada Triwulan II 2026. Perkembangan tersebut turut mendorong kebutuhan terhadap instrumen yang dapat menggabungkan perlindungan dengan pengelolaan aset dan diversifikasi investasi.
Presiden Direktur Great Eastern Life Indonesia, Nina Ong, mengatakan kebutuhan finansial nasabah kini tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan aset, tetapi juga pengelolaannya secara terencana.
“Melalui GREAT Investlink Protection, kami menghadirkan fleksibilitas lebih luas melalui pilihan strategi investasi, Dana Investasi, dan mata uang, dengan tetap menghadirkan perlindungan jiwa sebagai bagian penting dari perencanaan keuangan jangka panjang,” ujar Nina, Minggu (28/9).
Salah satu perkembangan di pasar adalah meningkatnya pilihan investasi dalam mata uang asing. Great Eastern Life Indonesia, misalnya, memperluas pilihan mata uang produk PAYDI tersebut dari Rupiah dan USD menjadi SGD pada Mei 2026.
Menurut perusahaan, produk tersebut menyumbang lebih dari 50 persen produksi bancassurance secara year-to-date hingga Agustus 2026.
Wealth Management and Funding Product OCBC, Vonny Wibowo, mengatakan diversifikasi menjadi salah satu bagian dalam pengelolaan kekayaan jangka panjang.
“Bagi OCBC, wealth management adalah tentang mengembangkan sekaligus melindungi kekayaan secara berkesinambungan. GREAT Investlink Protection memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk mendiversifikasi investasinya, termasuk melalui pilihan mata uang asing,” ujar Vonny.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022