
Nilai tukar yen sempat melemah terhadap per dolar AS. (SPH)
JawaPos.com - Dolar AS anjlok lebih dari 1 yen ke kisaran 157 yen pada Jumat (7/8) setelah laporan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang jauh lebih lemah dari perkiraan. Data tersebut mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS dalam waktu dekat dan mendorong investor membeli yen.
Seperti dilansir Kyodo, Sabtu (8/8), data pemerintah AS menunjukkan jumlah pekerja nonpertanian justru turun 23.000 pada Juli dibandingkan bulan sebelumnya. Angka itu berbanding terbalik dengan perkiraan pasar yang memprediksi kenaikan sekitar 80.000 pekerja.
Tingkat pengangguran AS sedikit membaik menjadi 4,1 persen dari 4,2 persen. Namun, lemahnya pertumbuhan lapangan kerja menjadi perhatian pasar dan memengaruhi ekspektasi terhadap kebijakan Federal Reserve.
Investor memperkirakan selisih suku bunga Amerika Serikat dan Jepang dapat menyempit jika The Fed menunda kenaikan suku bunga acuannya pada September, sementara Bank of Japan (BOJ) justru melanjutkan rencana kenaikan suku bunga pada bulan yang sama.
Pada pukul 08.40 waktu setempat, dolar diperdagangkan di level 157,02-157,12 yen. Posisi tersebut turun dibandingkan 158,42-158,52 yen di New York pada pukul 17.00 Kamis.
Pergerakan mata uang yang volatil tersebut juga terjadi setelah otoritas Jepang melakukan intervensi di pasar valuta asing pada 30 Juli untuk menahan pelemahan yen. Berdasarkan perkiraan pasar terbaru yang mengacu pada data BOJ, pemerintah Jepang kemungkinan menghabiskan sekitar ¥6 triliun (setara Rp690 triliun, kurs 1 JPY = Rp115) hingga ¥7 triliun (setara Rp805 triliun, kurs 1 JPY = Rp115) dalam intervensi tersebut.
Jepang pada Senin juga mengungkapkan bahwa mereka melakukan pembelian yen terkoordinasi dengan Amerika Serikat pada akhir pekan sebelumnya. Langkah tersebut menjadi intervensi pasar bersama pertama kedua negara dalam 15 tahun.
Pelemahan yen terhadap dolar dalam beberapa tahun terakhir salah satunya dipengaruhi perbedaan tingkat suku bunga kedua negara. Ketegangan di Timur Tengah juga turut memengaruhi pasar, hingga yen sempat menyentuh 163,99 per dolar pada 23 Juli, level terlemah sejak 1986.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022