Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 19.51 WIB

Yen Terpuruk ke Level Terlemah 40 Tahun, Jepang dan AS Kompak Turun Tangan

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama berbicara kepada wartawan di Tokyo pada Senin, 3 Agustus 2026. (Kyodo) - Image

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama berbicara kepada wartawan di Tokyo pada Senin, 3 Agustus 2026. (Kyodo)

JawaPos.com - Jepang dan Amerika Serikat (AS) melakukan intervensi bersama di pasar valuta asing untuk pertama kalinya dalam 15 tahun guna menghentikan pelemahan yen terhadap dolar AS. Kedua negara juga memperingatkan bahwa langkah serupa dapat kembali dilakukan apabila gejolak nilai tukar terus berlanjut.

Seperti dilansir Kyodo, Senin (3/8), intervensi dilakukan pada perdagangan di New York, Jumat (31/7). Langkah itu diambil setelah yen sempat menyentuh level 163,99 per dolar AS pada 23 Juli, posisi terlemah sejak 1986.

Pelemahan yen dipicu meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap kebijakan fiskal ekspansif Perdana Menteri Sanae Takaichi. Investor juga mempertanyakan sumber pendanaan berbagai program belanja pemerintah yang diumumkan sejak Takaichi menjabat pada Oktober tahun lalu.

Sejak saat itu, nilai tukar yen telah melemah lebih dari 10 yen terhadap dolar AS. Kondisi tersebut memicu kekhawatiran terhadap kesehatan fiskal Jepang yang sudah menjadi salah satu yang terburuk di antara negara-negara maju.

Tekanan juga terlihat di pasar obligasi. Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun bulan lalu mencapai 2,9 persen, tertinggi dalam hampir tiga dekade, setelah banyak investor mengurangi kepemilikan surat utang jangka panjang.

Menteri Keuangan Jepang Satsuki Katayama mengatakan intervensi bersama dilakukan untuk mengatasi volatilitas berlebihan dan pergerakan yen yang tidak teratur dalam beberapa bulan terakhir. Ia menegaskan Kementerian Keuangan Jepang terus berkoordinasi erat dengan Departemen Keuangan AS.

"Kami tidak akan ragu melakukan intervensi bersama lagi," kata Katayama.

Pernyataan serupa juga disampaikan Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Setelah peringatan dari kedua pejabat tersebut, yen sempat menguat dari kisaran atas 157 menjadi kisaran bawah 155 per dolar AS pada perdagangan Senin pagi.

Katayama menolak menjelaskan apakah pemerintah kembali melakukan intervensi pada perdagangan Senin. Namun, ia menegaskan koordinasi dengan AS akan terus dilakukan untuk menjaga stabilitas pasar valuta asing.

Presiden AS Donald Trump mengungkapkan bahwa Washington membantu Jepang membeli yen atas permintaan Tokyo. Menurutnya, langkah tersebut juga akan memberikan manfaat ekonomi bagi Amerika Serikat.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore