Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 Agustus 2026 | 14.12 WIB

Rupiah Berpotensi Melemah pada Rabu 5 Agustus, Dipicu Sentimen Global dan Domestik

Ilustrasi rupiah. (Istimewa). - Image

Ilustrasi rupiah. (Istimewa).

JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS diperkirakan akan melemah pada perdagangan Rabu (5/8), setelah sebelummya ditutup Melemah 25 poin menjadi Rp 18.030 per dollar AS pada perdagangan Selasa (4/8).

Pengamat Ekonomi, Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, mengatakan pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen dalam negeri dan luar negeri.

"Untuk perdagangan (5/8) mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp 18.030-Rp 18.080," ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima, Rabu (5/8).

Ibrahim mengatakan, Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (PMI) pada bulan Juli meningkat dari 53,3 menjadi 55,6, melampaui perkiraan 54. Laporan tersebut menunjukkan permintaan yang berkelanjutan, kejelasan tentang tarif, dan hilangnya gangguan pasokan terkait Perang Teluk, yang meningkatkan permintaan di pasar kerja.

“Fokus pasar hari ini adalah oleh laporan Lowongan Kerja JOLTS yang akan dirilis nanti malam pukul 21.00 WIB, dengan fokus pasar minggu ini adalah Data Ketenagakerjaan Non-Pertanian (NFP) yang akan dirilis pada hari Jumat,” ujarnya..

Dari dalam negeri, Indonesia mencatatkan deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan atau month to month (mtm) pada Juli 2026 setelah sebelumnya mengalami inflasi sebesar 0,44 persen pada Juni. Sementara itu, inflasi tahunan atau year on year (yoy) tercatat sebesar 2,88 persen, sedangkan inflasi tahun kalender atau yeear to date (ytd) mencapai 1,65 persen.

Penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,89 pada Juni menjadi 111,73 pada Juli menjadi penyebab terjadinya deflasi secara bulanan.

Sementara itu, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2026 berada di level USD 145 miliar, turunnya cadangan devisa disebabkan oleh keperluan stabilitas nilai tukar rupiah dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Posisi cadangan devisa ini turun dari posisi tertingginya, yakni USD 156,5 miliar pada akhir Desember 2025. Ini artinya cadangan devisa RI telah turun hingga mencapai USD 11 miliar.

Editor: Kuswandi
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore