Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 19.40 WIB

Laporan WGC: Permintaan Emas Global Tembus 2.522 Ton di Semester I 2026

Ilustrasi Emas Batangan. (Istimewa) - Image

Ilustrasi Emas Batangan. (Istimewa)

JawaPos.com - World Gold Council (WGC) mencatat melandainya harga emas dunia pada awal 2026 membuat permintaan global terhadap logam mulia tersebut melandai di kuartal II 2026 pada level 1.269 ton.

Berdasarkan laporan Gold Demand Trends Q2 2026 secara kumulatif, permintaan emas sepanjang semester pertama (H1) 2026 meningkat 2 persen secara tahunan secara tahunan atau year on year (yoy) menjadi sekitar 2.522 ton dengan nilai mencapai USD 380 miliar.

Senior Markets Analyst World Gold Council, Louise Street, mengatakan tren kenaikan harga emas di awal tahun mulai melandai pada kuartal kedua dan memasuki fase konsolidasi usai terkoreksi dari rekor tertinggi.

Meski demikian, pasar tetap disokong oleh fundamental yang kuat, menegaskan peran emas sebagai instrumen diversifikasi dan aset penyimpan nilai.

“Walau arus modal ke ETF emas meredup akibat koreksi harga, aksi beli konsisten dari bank sentral serta meningkatnya investasi di luar bursa resmi tetap mampu mendorong total permintaan emas tumbuh 2 persen (yoy) sepanjang semester pertama," ujar Louise dalam keterangan yang diterima, Sabtu (1/8).

Louise mengatakan, pada paruh kedua 2026 investasi diperkirakan menjadi pendorong utama permintaan emas, meski komposisinya berpotensi bergeser. Aktivitas di luar bursa resmi dan minat investor Asia diprediksi makin dominan.

Sementara itu, ETF emas di pasar Barat akan lebih dipengaruhi oleh imbal hasil riil, ekspektasi kebijakan moneter AS, serta pergerakan dolar AS. Bank sentral diperkirakan tetap aktif membeli emas, meski dengan laju yang sedikit melambat dibandingkan dengan empat tahun terakhir.

“Di sisi lain, tingginya harga emas akan terus menekan volume permintaan perhiasan. Namun, konsumen cenderung menahan kepemilikan mereka alih-alih menjualnya, sehingga pasokan dari daur ulang diprediksi tidak akan melonjak signifikan,” ucapnya.

Dia menjelaskan, pada kuartal II 2026 investasi pada ETF emas, emas batangan, dan koin turun menjadi 262 ton pada kuartal kedua karena turunnya harga emas meredam tingginya tren permintaan pada awal tahun.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore