Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Juli 2026 | 02.39 WIB

Lampaui Industri Perbankan, BTN Bukukan Peningkatan Laba Bersih Konsolidasi 54,37 Persen sentuh Rp 1,85 Triliun

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu. BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,85 triliun atau meningkat 54,37 persen secara tahunan. (BTN for JawaPos.com) - Image

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu. BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,85 triliun atau meningkat 54,37 persen secara tahunan. (BTN for JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus menunjukkan fundamental bisnis yang solid di tengah dinamika ekonomi global dan industri perbankan nasional. Berdasarkan laporan keuangan bulanan konsolidasi Perseroan hingga Mei 2026, BTN membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 1,85 triliun atau meningkat 54,37 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,19 triliun.

Pendapatan bunga bersih (Net Interest Income/NII) tercatat sebesar Rp 7,13 triliun atau tumbuh 15,15 persen yoy dibandingkan Rp 6,19 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ekspansi bisnis Perseroan juga tetap terjaga dengan kualitas yang baik. Hingga Mei 2026, total kredit dan pembiayaan konsolidasi mencapai Rp 403,06 triliun atau meningkat 9,97 persen yoy dibandingkan Mei 2025 sebesar Rp 366,52 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) konsolidasi tercatat sebesar Rp 433,95 triliun atau tumbuh 9,09 persen yoy dibandingkan Rp 397,78 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

BTN juga mencatatkan peningkatan profitabilitas operasional yang kuat. Hingga Mei 2026, laba operasional konsolidasi mencapai Rp 2,39 triliun atau meningkat 58,37 persen yoy dibandingkan Mei 2025 sebesar Rp 1,51 triliun.

Sementara itu, pre provision operating profit (PPOP) BTN Group mencapai Rp 3,98 triliun atau tumbuh 20,07 persen yoy dibandingkan Rp 3,31 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja tersebut melampaui rata-rata industri perbankan nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), laba bersih bank umum nasional hingga Mei 2026 tumbuh 4,96 persen yoy, sedangkan laba bersih konsolidasi BTN meningkat 54,37 persen yoy.

Pertumbuhan kredit BTN sebesar 9,97 persen yoy juga berada di atas pertumbuhan kredit industri yang mencapai 8,62 persen yoy, sementara pertumbuhan DPK BTN sebesar 9,09 persen yoy melampaui rata-rata industri sebesar 4,29 persen yoy.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan transformasi Perseroan mampu memperkuat fundamental bisnis sekaligus menjaga momentum pertumbuhan di tengah tantangan industri perbankan.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore