
Peserta BTN JAKIM 2026. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Hari pertama rangkaian BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) berjalan mulus. Ajang lari berlebel Elite Label tersebut berlangsung di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (13/6/2026).
Ajang BTN JAKIM 2026 digelar selama dua hari pada akhir pekan ini, yaitu Sabtu (13/6) dan Minggu (14/6). Pada hari pertama, nomor yang diperlombakan adalah nomor lima kilometer yang bertajuk BSN 5K dan nomor 10 kilometer yang bertajuk EJ Sport 10K.
Direktur Utama PT. Bank Tabungan Negara atau BTN, Nixon Napitupulu, mengungkapkan bahwa hari pertama BTN JAKIM 2026 berjalan dengan lancar meski sempat diselimuti rasa khawatir Jakarta akan diguyur hujan.
“Hari ini berjalan dengan baik. Tadi saya khawatir ada hujan, kayak mau hujan tapi tidak hujan,” buka Nixon kepada wartawan termasuk JawaPos.com di SUGBK, Sabtu (13/6/2026).
Nixon, yang ikut ambil bagian dalam ajang tersebut, melihat langsung betapa antusiasnya para peserta. Dia menilai suasana kota Jakarta hari ini sangat ceria dibandingkan hari sebelumnya, yang diwarnai aksi demonstrasi ratusan mahasiswa.
“Suasananya benar-benar bagus buat pelari. Seluruh pelari saya lihat antusias. Saya juga ikut lari sambil ngecek, dan saya lihat suasananya seru, ramai, dipenuhi yel-yel, cheering, dan sebagainya. Saya rasa hari ini Jakarta sangat ceria, berbeda dengan kemarin,” tuturnya.
Nomor BSN 5K diketahui diikuti oleh lebih dari 5.500 pelari, sedangkan nomor EJ Sport 10K diikuti oleh lebih dari 15.000 pelari. EJ Sport 10K dilombakan dalam tiga kategori, yakni Nasional Indonesia, Master A (usia 40-49 tahun), dan Master B (usia 50 tahun atau lebih).
Secara keseluruhan, BTN JAKIM 2026 diikuti kurang lebih 45 ribu peserta termasuk lebih seribu lebih pelari internasional yang ikut serta. Mayoritas pelari asing baru akan ambil bagian pada hari kedua atau Minggu (14/6) besok pada kategori Half Marathon dan Full Marathon.
Nixon menyebut BTN JAKIM 2026 menjadi ajang pemanasan yang bagus bagi para pelari internasional untuk mempersiapkan diri menghadapi perlombaan yang lebih besar. Selain itu, menurutnya, ajang ini dipastikan steril sehingga membuat para pelari merasa nyaman selama menjalani ajang balap lari jalan raya tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022