
Karyawan berada di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Kamis (4/6/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali melemah pada perdagangan Rabu (1/7), setelah ditutup melemah sebesar 3,08 persen ke level 5,643 pada perdagangan Selasa (30/6).
Dalam analisisnya, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv] pada skenario hitam, sehingga diperkriakan IHSG masih rawan koreksi menguji 5,472-5,540 dengan posisi support di level 5,486 -5,317 dan resistance di level 6,007-6,286
Adanya skenario merah dimana IHSG saat ini sedang membentuk bagian awal dari wave [v] dari wave 3 menjadi peringatan.
Sebuah rekomendasi strategi, Buy on Weakness untuk beberapa saham pilihan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Elnusa Tbk (ELSA), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA).
Diperkirakan AADI terkoreksi pada level 2,20 persen ke level 7,775 didominasi oleh tekanan jual yang meningkat, pergerakannya pun berada di bawah MA20. Diperkirakan posisi AADI saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (B) pada skenario hitam.
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 7,300-7675 dengan target harga 8,325 dan 8,850, serta stoploss di bawah 7,000.
Kemudian untuk DSSA, diperkirakan akan terkoreksi 3,64 persen ke level 795 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakan DSSA pun masih berada di fase sidewaysnya. Diperkirakan posisi DSSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (4).
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 600-720 dengan target harga 910 hingga 1,140, serta stoploss di bawah 560.
ELSA dimungkinkan akan melemah sebesar 1,89 persen ke level 520 didominasi oleh tekanan jual yang meningkat. Posisi ELSA saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C].
Investor disarankan melakukan Buy on Weakness di rentang 486-510 dengan target harga 545 hingga 605, serta stoploss di bawah 476.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
