
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Mohammad Faisal. (Djati Waluyo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Direktur Eksekutif Center of Reform on Economic (Core) Indonesia, Mohammad Faisal, mengatakan bahwa keputusan Bank Indonesia (BI) menaikan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) bertujuan untuk menarik kepercayaan investor.
Ia mengatakan, upaya tersebut tergambar dari keputusan BI yang telah menyesuaikan suku bunga hingga 100 bps hingga mencapai 5,75 persen sepanjang tahun 2026.
"Arah kebijakannya memang pingin supaya rupiah lebih kuat lagi daripada yang sekarang, untuk memastikan bahwa investor itu bener-bener percaya lah," ujar Faisal saat ditemui di Kantor CORE Indonesia, Jakarta, Kamis (18/6).
Faisal mengatakan, dengan kenaikan suku bunga hingga 100 bps dalam waktu singkat menunjukan bahwa BI serius untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang melemah cukup signifikan.
"Jadi, saya pikir haluan kebijakannya memang sudah sudah lebih serius untuk stabilisasi daripada pertumbuhan ekonominya," ujarnya.
Lanjutnya, dengan penyesuaian BI rate terbaru membuat suku bunga acuan Indonesia sudah memiliki jarak yang cukup jauh dengan suku bunga yang ditetapkan oleh bank sentral Amerika Serikat atau The Fed.
Faisal mengatakan, dengan jauhnya jarak antara suku bunga BI dan The Fed membuat investor kembali mempertimbangkan untuk berinvestasi di Indonesia.
"Jadi, dengan 200 basis poin ini artinya pemerintah dan khususnya BI juga ingin memberikan keyakinan bahwa spread-nya sudah lebar, sehingga silakan untuk kembali investor capital itu masuk," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022