Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 23.50 WIB

Manajemen GOTO Beri Tanggapan usai Sahamnya Dikeluarkan dari Indeks FTSE

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan tanggapan atas pengumuman terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI), FTSE Russell, dan MSCI. (Danantara Indonesia) - Image

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan tanggapan atas pengumuman terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI), FTSE Russell, dan MSCI. (Danantara Indonesia)

JawaPos.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) memberikan tanggapan atas pengumuman terbaru dari Bursa Efek Indonesia (BEI), FTSE Russell, dan MSCI terkait penyesuaian klasifikasi papan pencatatan BEI serta perlakuan indeks terkait.

Head of Investor Relations GoTo, Joel Ellis kepada JawaPos.com, Rabu (3/6) menjelaskan bahwa perkembangan tersebut merupakan penyesuaian teknis administratif yang didasarkan pada kriteria kuantitatif indeks terkait dan tidak mencerminkan kinerja bisnis perseroan. 

Reklasifikasi BEI memindahkan GoTo dari Papan Ekonomi Baru ke Papan Pengembangan. Hal ini terjadi karena perseroan tidak memenuhi salah satu kriteria yaitu ambang batas pertumbuhan rata-rata tahunan (CAGR) pendapatan bersih selama tiga tahun minimal 20 persen, sebagai akibat dari dekonsolidasi Tokopedia pada awal 2024.

"Mengingat FTSE Global Equity Index Series saat ini belum mengakui Papan Pengembangan, dan memperhatikan kondisi perdagangan terkini di BEI, saham GoTo akan dikeluarkan dari indeks tersebut," ujar Joel.

Adapun pengumuman MSCI berkaitan dengan kendala likuiditas perdagangan yang timbul akibat batas minimum harga saham yang dapat diperdagangkan di BEI, sehingga tidak mencerminkan fundamental bisnis perseroan.

"Tidak ada satu pun dari perubahan tersebut yang berdampak pada aktivitas operasional, maupun strategi perseroan," imbuh Joel.

Secara operasional, Joel menjelaskan, GoTo terus mencatatkan kinerja yang kuat. Pada kuartal-I 2026, GoTo melaporkan laba bersih kuartalan pertama kalinya dalam sejarah sebesar Rp 171 miliar, yang didorong oleh pertumbuhan pendapatan bersih sebesar 26 persen dari tahun sebelumnya menjadi Rp 5,3 triliun.

Perseroan tetap mempertahankan pedoman EBITDA grup yang disesuaikan untuk setahun penuh sebesar Rp 3,2–3,4 triliun yang setara dengan peningkatan sebesar 60 persen dari tahun sebelumnya.

"Fundamental bisnis GoTo kuat dan perseroan tetap fokus pada pertumbuhan yang disiplin dan menguntungkan, serta menciptakan nilai bagi seluruh pelanggan dan pemegang saham," pungkas Joel.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore