
Ilustrasi rupiah melemahh terhadap dollar Amerika Serikat. (Dok/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelemahan rupiah yang bergerak di kisaran Rp17.660–Rp17.617 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memunculkan kembali perbandingan dengan masa pemulihan ekonomi era Presiden ke-3 RI B. J. Habibie.
Namun, Dosen Departemen Ekonomi Universitas Andalas, Syafruddin Karimi menilai strategi yang dilakukan pada masa Habibie tidak bisa diterapkan secara mentah untuk kondisi saat ini.
Syafruddin mengatakan pembalikan rupiah pada era Habibie terjadi bukan semata-mata karena intervensi teknis di pasar valuta asing. Saat itu, rupiah sebelumnya telah jatuh terlalu dalam akibat kepanikan politik, krisis perbankan, tingginya utang valas korporasi, inflasi, hingga hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.
“Ketika Habibie membuka ruang demokratisasi, mempercepat reformasi politik, menjaga hubungan dengan lembaga internasional, melanjutkan pemulihan ekonomi, dan memperkuat restrukturisasi perbankan, pasar membaca satu sinyal penting yakni negara masih bekerja,” ujar Syafruddin kepada JawaPos.com, Sabtu (23/5).
Dia menjelaskan, perubahan psikologi pasar menjadi faktor utama yang membuat rupiah mampu menguat cepat setelah mengalami tekanan berat pada 1998. Pelajaran terpenting terletak pada kemampuan membalik ekspektasi.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
