Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 20.31 WIB

Pacu Efisiensi, Andalan Bidik Pendapatan Rp 949,6 Miliar Pada 2026

Karyawan berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di depan layar digital pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Sektor pertambangan mineral dan batu bara (minerba) nasional tengah tekanan akibat dinamika global, terkait ketidakpastian pasar akibat situasi geopolitik serta lonjakan biaya operasional di lapangan. Pelaku industri dituntut semakin adaptif, menjaga keseimbangan antara proses transisi dan bisnis untuk menjaga produktivitas tambang.

Kontraktor jasa pertambangan PT Andalan Artha Primanusa (Andalan) memperkuat layanan melalui investasi armada baru sehingga mampu meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Keberhasilan memacu efisiensi dan keunggulan operasional mendorong peningkatan performa dengan proyeksi pendapatan sebesar Rp949,6 miliar pada 2026 dan tumbuh menjadi menjadi Rp1,41 triliun dan Rp 1,55 triliun pada 2027 dan 2028.

“Fokus kami ke depan adalah menjaga komitmen pertumbuhan yang solid dan terukur ini demi memberikan nilai jangka panjang yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Direktur Utama PT Andalan Artha Primanusa, Gahari Christine, di Jakarta.

Andalan menerapkan model layanan end-to-end mining services melalui sistem operasional terpadu yang mencakup perencanaan, eksekusi presisi, hingga evaluasi secara berkala. 

Pendekatan berbasis safety, keandalan alat berat, dan sistem pemantauan operasional yang ketat, menjadi kunci Perseroan dalam meminimalisir hambatan teknis serta memastikan setiap target produksi tercapai dengan aman.

Perseroan sukses melakukan diversifikasi strategis ke industri nikel setelah meraih Letter of Award (LoA) dari PT Position (Grup Harum Energy) untuk proyek di Halmahera Timur, Maluku Utara.

Menurut Gahari, di tengah situasi industri yang fluktuatif ini, pemilihan mitra kerja yang kapabel menjadi kunci bagi kelangsungan bisnis. Sejalan dengan semakin ketatnya standar efisiensi global, pihaknya melihat permintaan terhadap kontraktor pertambangan yang memiliki keandalan sistem, pengalaman komprehensif, serta akuntabilitas finansial akan terus meningkat.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore