
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto . (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah menyiapkan dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian sebanyak Rp 300 triliun di sepanjang tahun 2026. Angka itu meningkat dibanding realisasi pada tahun 2025 yang mencapai Rp 120 triliun.
"Pemerintah sendiri mendorong KUR, dimana KUR untuk pertanian ini realisasinya sudah Rp 102 triliun, namun KUR ini kan kita targetkan Rp 300 triliun," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (13/1).
Lebih lanjut, Airlangga juga menyampaikan bahwa di era pemerintaha Presiden Prabowo Subianto sektor pertanian dan pangan ditetapkan sebagai program prioritas nasional. Termasuk beras yang sudah dinyatakan swasembada per 31 Desember 2025.
"Alhamdulillah kita di tahun kemarin produksinya 34,71 juta ton. Dan itu salah satu yang tertinggi sepanjang sejarah. Dan di angka tersebut itu juga terjadi lonjakan produksi sebesar 3,52 juta ton," ujar Airlangga.
Kendati begitu, tak hanya beras, ke depan pemerintah juga akan memacu beberapa produksi selain pertanian juga jagung. Terlebih, jagung memiliki tiga fungsi, yakni untuk food, feed atau makanan ternak, dan industri.
Ia pun mendorong agar Kadin Indonesia bisa menjaga agar tiga track kebutuhan mulai dari food, feed, dan industri ini berjalan paralel.
"Jadi karena untuk industri misalnya jagung itu menjadi source untuk fructose dan juga untuk penyedap masakan. Sehingga ini hal-hal yang harus didorong dan juga fructose itu dibutuhkan untuk pharmaceutical industry dan fructose juga diekspor ke berbagai negara," bebernya.
Selanjutnya, Airlangga juga menyampaikan bahwa yang juga perlu dijaga ke depan adalah soal food loss. Menurutnya, food loss telah menjadi salah satu isu karena berdasarkan hasil monitor bahwa ada 23-48 juta ton itu terbuang alisa food waste.
"Dan ini tentu pengelolaan food waste ini juga mempunyai fungsi sebagai salah satunya CSR. Nah ketahanan pangan adalah kerja bersama. Jadi sudah tepat, Kadin mendorong ini menjadi hal yang utama dan ekosistem food estate adalah baik," tukasnya.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
