
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pemerintah memprediksi bahwa inflasi berpotensi naik usai momentum Hari Raya Idul Fitri 2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebut lonjakan ini tidak lepas dari faktor perbandingan atau base effect yang rendah pada tahun sebelumnya.
Airlangga menjelaskan, perhitungan inflasi pada periode Lebaran biasanya berlangsung lebih cepat, sehingga dinamika harga akan terlihat jelas dalam waktu singkat setelah hari raya. Salah satu alasan inflasi yang bakal meroket, karena rendahnya base line tahun lalu.
“Nanti kita lihat, inflasi kan perhitungannya lebih cepat. Jadi kita lihat saja sampai akhir dari Lebaran. Tetapi, base-nya tahun kemarin rendah,” ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, dikutip Minggu (22/3).
Menurut dia, rendahnya basis inflasi tahun lalu dipengaruhi oleh kebijakan terkait tarif listrik yang sempat menekan angka inflasi, bahkan memicu deflasi pada komponen tersebut. Kondisi itu membuat perbandingan tahunan berpotensi menunjukkan angka inflasi yang lebih tinggi pada 2026.
Baca Juga:Hari Kedua Lebaran, Ancol Diserbu Wisatawan: Pengunjung Tembus 43 Ribu, Malam Ini Ada Kembang Api
“Jadi, tahun kemarin sampai Februari itu ada listrik. Itu yang membuat inflasi tahun kemarin dari segi listriknya deflasi. Karena sekarang tidak ada, berarti angkanya akan lebih tinggi,” jelasnya.
Di sisi lain, Airlangga menilai aktivitas ekonomi selama Ramadhan 2026 menunjukkan tren positif. Peningkatan konsumsi masyarakat dinilai menjadi sinyal kuat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.
“Kelihatannya target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen bisa dicapai. Geliat selama Ramadan kemarin,” tukasnya.
Sebelumnya, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman yang juga Menteri Pertanian memastikan fluktuasi harga pangan selama Ramadhan sampai Idul Fitri terus terjaga.
"Sesuai arahan Bapak Presiden sejak sebelum Ramadhan, harga pangan tidak boleh naik berlebihan. Ini yang kami jaga," tegas Amran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022