
ILUSTRASI. Asuransi jiwa. (Bankers Life)
JawaPos.com - Produk asuransi jiwa tradisional tengah menjadi primadona. Menyumbang premi terbesar industri asuransi jiwa pada semester I 2025. Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 tak memengaruhi kinerja keuangan perusahaan.
Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mencatat total pendapatan premi industri pada semester I 2025 sebesar Rp 87,6 triliun. Produk asuransi jiwa tradisional mengambil porsi sebesar 63,01 persen. Melihat tren tersebut, PT AXA Financial Indonesia (AFI) mendorong produk yang sesuai dengan kebutuhan unik nasabah.
"Kami di kuartal IV 2025 punya yang namanya final sprint atau yang mengejar target tahunan. Justru memang produk ini agar memastikan tim distribution kami juga bisa mengejar di final sprint ini, bisa semaksimal mungkin mengejar produksi sebanyak-banyaknya," kata Chief Health Officer AXA Financial Indonesia Yudhistira Dharmawata di bilangan Menteng, Rabu (1/10).
AXA Financial Indonesia melihat permintaan masyarakat terhadap produk asuransi jiwa tradisional meningkat. Masyarakat menyukai produk yang nyaman dan aman. Bisa menyesuaikan manfaat dengan kebutuhan spesifik mereka.
"Sehingga memberdayakan untuk mewujudkan kepastian dan keamanan finansial," ujar Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav.
Mengenai Implementasi Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117, dia memastikan tidak memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan perusahaan. Mengingat, AXA Financial Indonesia telah menerapkan skema yang mirip sejak Januari 2024. "Jadi, kalaupun ada impact tidak akan menjadi surprise," imbuh Yudhistira.
Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Ogi Prastomiyono menilai, implementasi PSAK 117 berdampak berbeda pada tiap perusahaan. Ada yang berpengaruh positif maupun negatif terhadap ekuitas dan laba. "Namun secara umum tidak signifikan," ujarnya.
Hingga laporan triwulan II 2025, seluruh perusahaan asuransi jiwa sudah menyampaikan laporan. Sementara sebagian perusahaan asuransi umum dan reasuransi masih dalam proses. Per Juli 2025, mayoritas perusahaan juga telah menunjuk akuntan publik untuk audit laporan keuangan berbasis PSAK 117.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022