
Sejumlah marbot mengikuti pelepasan program umrah gratis yang disiapkan Pemprov Kalimantan Timur (26/8). (Istimewa)
JawaPos.com - Alif Maulana tidak pernah menyangka dia bakal berangkat umrah di usia muda. Remaja 25 tahun yang mengabdi sebagai marbot itu, bersyukur bisa masuk dalam program umrah gratis dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur.
Pria yang bertugas di sebuah masjid di Desa Kembang Janggut, Kutai Kartanegara mengaku bersyukur dengan adanya program umrah cuma-cuma bertajuk Gratispol. "Kami tidak pernah bermimpi dan menyangka bisa mendapat umrah gratis ini. Kami merasa dihargai dan diapresiasi," ungkapnya penuh syukur pada Selasa (26/8).
Dia berharap perjalanan umrahnya berjalan dengan lancar. Alif mengatakan dia mengabdi sebagai marbot didasari rasa kecintaan kepada rumah Allah. Dia menegaskan sama sekali tidak pernah bermimpi bisa berumrah di usia muda.
Kloter pertama rombongan marbot itu, dilepas langsung oleh Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, dia menyampaikan pesan mendalam kepada para jamaah.
"Bapak-ibu dipilih oleh Allah untuk berangkat. Ini perjalanan bersejarah, jaga kesehatan, dan jangan lupa titipkan doa agar Kaltim selalu aman, nyaman, dan sukses," ujar Seno. Dia juga menitip doa khusus untuk Gubernur Kaltim, H Rudy Mas'ud (Harum), yang tengah berada di Maroko menghadiri MTQ Internasional.
Selain itu, dia juga titip doa untuk kepemimpinan Kaltim agar selalu diberi kekuatan. "Kami minta doa, agar Pak Gub dan saya pribadi, diberi kesehatan. Sehingga dapat memimpin Kaltim dengan baik," pintanya.
Seperti diketahui program umrah gratis itu merupakan wujud nyata janji Gratispol yang diusung Pemprov Kaltim. Bersama program unggulan lain di bidang pendidikan, kesehatan, dan perumahan.
Dalam kesempatan yang sama, Plt. Kabag Bina Mental Spiritual Biro Kesra Pemprov Kaltim Lora Sari menjelaskan, dasar hukum program ini tertuang dalam Keputusan Gubernur Kaltim Nomor 100.3.3.1/K.157/2025. Dia mengatakan, tujuan utama program ini adalah memberikan penghargaan kepada marbot dan penjaga rumah ibadah non-muslim. Karena mereka telah setia mengabdikan diri tanpa mengenal waktu.
"Ini bentuk kepedulian Pemprov Kaltim untuk memperkuat pembinaan mental spiritual umat," jelasnya.
Tahun 2025 ini Pemprov Kaltim menetapkan 880 penerima penghargaan perjalanan religi. Dari jumlah tersebut, 796 orang akan direalisasikan di tahap pertama. Terdiri dari 603 orang berangkat umrah dan 193 orang nonmuslim diberangkatkan ke tempat ibadah masing-masing.
Jadwal keberangkatan dibagi ke dalam empat kloter. Kloter pertama, 26 Agustus 2025, sebanyak 211 orang. Kloter kedua, sebanyak 196 orang akan diberangkatkan pada 9 September 2025. Kloter ketiga, 96 orang akan berangkat pada 10 September 2025. Dan kloter keempat sebanyak 100 orang akan diberangkatkan pada 12 September 2025 depan.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
