
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu saat menjelaskan program untuk mendukung 3 juta rumah pemerintahan Prabowo-Gibran. (BTN for Jawapos)
JawaPos.com - Industri perbankan syariah terus bertumbuh. Sejalan dengan kebutuhan keuangan nasabah terhadap layanan syariah yang bervariasi. Terutama dalam menghadapi masa depan yang tidak pasti.
Unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) fokus menggenjot bisnis wealth management syariahnya tahun ini. Yakni dengan menggandeng PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) untuk menghadirkan bancassurance Salam Berkah Amanah. Mengingat, permintaan masyarakat akan layanan keuangan syariah, termasuk asuransi, terus meningkat.
"Asuransi ini menyediakan proteksi lengkap dan amanah mulai dari perlindungan untuk finansial, pendidikan anak, perencanaan pensiun, hingga ketika menjalankan ibadah haji," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, kemarin (2/1).
Perseroan merespons tingginya permintaan dengan kemudahan proses pendaftaran tanpa pemeriksaan medis. Selain itu, juga memberikan perlindungan hingga 25 tahun dengan premi mulai dari Rp 10 ribu per hari. Ditambah, nasabah dapat menikmati manfaat tambahan saat ibadah haji dan perlindungan khusus selama Ramadhan.
"Bancassurance ini memberikan potensi pengembalian kontribusi hingga 150 persen dari total kontribusi yang telah dibayarkan," kata Nixon.
Dia berharap, layanan ekspansi di segmen wealth management syariah mampu mendongkrak aset UUS. Tercatat, total aset BTN Syariah mencapai Rp 55,5 triliun. Ditunjang dengan 110 jaringan kantor yang tersebar di Indonesia.
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga menatap 2025 dengan optimistis menargetkan 10 juta pengguna BYOND. Baik menjaring nasabah baru maupun mendorong migrasi nasabah existing. Per 9 November 2024, super apps tersebut sudah mencapai 2 juta pengguna.
Direktur Utama BSI Hery Gunardi akan terus mendorong pengguna BSI Mobile serta nasabah BSI eksisting untuk bermigrasi ke aplikasi BYOND. "Masih ada 6 juta user BSI Mobile yang akan dikonversi ke BYOND by BSI dan masih ada 13 juta lagi customer kita yang juga harus kita ajak untuk menjadi user," tutur Hery.
Untuk mendukung proses migrasi, nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi BYOND by BSI dari Google Playstore atau Apple Appstore. Lalu mengikuti langkah aktivasi yang mencakup pengisian data rekening dan verifikasi wajah. Dokumen yang diperlukan hanya berupa e-KTP, kartu debit, dan nomor rekening.
"Pencapaian 2 juta pengguna hanyalah awal dari perjalanan panjang. Saya yakin, dengan kerja keras dan komitmen, kita dapat membawa BYOND by BSI ke tingkat yang lebih tinggi. Tahun 2025, saya berharap kita jauh lebih baik dari tahun 2024," tandasnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
