
Photo
JawaPos.com - Perbankan PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) menyatakan, pihaknya akan mendukung pemulihan ekonomi nasional dengan memberikan akses pembiayaan sekaligus mempercepat vaksinasi nasional. Tujuannya agar Indonesia dapat segera sembuh dari pandemi dengan keuangan yang sehat.
Wakil Direktur Utama OK Bank Hendra Lie mengatakan, pihaknya melakukan langkah strategi dalam memberikan kemudahan kepada nasabah untuk mengakses kredit. Hal tersebut tujuannya agar dapat membangun atau melanjutkan bisnisnya sehingga dapat kembali bangkit dari tekanan pandemi.
Menurutnya, kemudahan yang ditawarkan Bank Oke salah satunya dari sisi penyaluran kredit tanpa agunan (KTA). Fasilitas KTA tersebut bisa diakses dengan proses yang sangat mudah. Namun, salah satu syaratnya yaitu sudah melakukan vaksin dosis kedua.
"Pada masa pandemi saat ini, OK Bank memastikan calon nasabah yang mengajukan pinjaman sudah mendapatkan vaksin kedua dan memiliki aplikasi Peduli Lindungi. Selain itu mereka tidak perlu repot-repot melampirkan slip gaji ataupun surat keterangan kerja. OK Bank hanya mensyaratkan satu hal, cukup lampirkan kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP)," kata Hendra dalam keterangan tertulis kepada JawaPos.com, Selasa (8/2).
Dengan tiga syarat tersebut, kata Hendra, nasabah dapat langsung menikmati pinjaman hingga Rp 10 juta hanya dalam proses waktu tiga menit. Selain itu, pihaknya juga menawarkan bunga yang kompetitif.
Perseroan menyediakan fasilitas! KTA mulai dari Rp 3 juta sampai Rp 200 juta dengan suku bunga mulai dari 0,89 persen. "Dengan proses anti ribet yang ditawarkan OK Bank, kini mendapatkan modal untuk membangun usaha kecil tidak lagi susah. Beban bunga yang ditanggung juga lebih terjangkau dibandingkan platform online lain," tuturnya.
Hendra memastikan, keamanan data calon nasabah tidak akan tersebar luas. Perseroan juga sudah bekerja sama dengan sejumlah institusi keuangan di Indonesia agar terhindar dari adanya resiko cyber and financial crime dari dan oleh pemohon KTA tersebut.
Sebagai informasi, per September 2021, kredit perbankan hanya tumbuh 2,21 persen year on year (YoY). Sementara OK Bank mencatatkan kredit sebesar Rp 5,05 triliun atau tumbuh 24 persen YoY dari Rp 4,07 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut juga disertai dengan perbaikan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) net Bank Oke turun ke level 2,5 persen dari 3,1 persen pada September 2020.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
