Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 4 November 2021 | 01.20 WIB

Kuartal III, Penyaluran Pembiayaan WOM Finance Naik 69 Persen

Ilustrasi Gedung WOM Finance - Image

Ilustrasi Gedung WOM Finance

JawaPos.com - Sejumlah inisitif yang didukung inovasi yang dilakukan perusahaan mampu membawa PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatatkan kinerja yang cukup baik di tengah pandemi. Diantaranya dengan merealisasikan proses digitalsiasi akuisisi dan channel payment guna memberikan kemudahan bagi pelanggan.

“Keberhasilan menjalankan keseluruhan strategi di tengah masa sulit pandemi Covid-19 memberi dampak  positif bagi pencapaian kinerja perseroan,” ujar Presiden Direktur WOM Finance, Djaja Suryanto Sutandar dalam kegiatan Paparan Publik secara virtual pada Rabu (3/11).

Djaja menyebut perseroan telah berhasil menerapkan Work by Virtual dalam rapat, training, sosialisasi dan aktivitas operasional bagi karyawan. Perseroan juga telah menjalankan sentralisasi proses operasional dan kredit serta optimalisasi produktivitas dan efektivitas tenaga marketing dan penagihan. Untuk pengembangan produk, pada Agustus lalu Perusahaan juga  telah meluncurkan produk baru pembiayaan logam mulia bernama MasKu.

"Kinerja perseroan  keseluruhan yang terus membaik ini tidak lain adalah kerja keras seluruh manajemen dan karyawan. Dengan keberhasilan ini, kami siap melakukan ekspansi yang lebih luas untuk mencapai pertumbuhan yang lebih solid demi kepuasaan konsumen dan mitra kami," tutup Djaja.

Direktur Perseroan, Zacharia Susantadiredja menambahkan perseroan mencatatkan laba bersih selama sembilan bulan pertama 2021 sebesar Rp 76 miliar. Laba bersih ini meningkat 34% dibandingkan pada periode September 2020 yang mencapai Rp 56 miliar.

"Peningkatan laba bersih ini didorong atas perbaikan kualitas portofolio yang signifikan, pertumbuhan penyaluran pembiayaan yang sehat dan konsistensi atas efisiensi biaya dana dan operasional perseroan," jelasnya.

"Sedangkan total penyaluran pembiayaan kami mengalami peningkatan sebesar 69% mencapai Rp 3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,8 triliun ," tuturnya.

Total Ekuitas mengalami peningkatan 8% menjadi Rp 1,3 triliun, Return on Asset (ROA) 2.7% dengan Return on Equity (ROE) 8,1%, meningkat masing-masing dari 1,5% dan 6,1% dibandingkan September 2020. Sedangkan Non Performing
Financing/NPF - Nett 0,9%, turun 1,9% dibandingkan September 2020.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore