Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 16 Agustus 2020 | 00.22 WIB

Pusing Utang Tak Kunjung Lunas? Ini 3 Cara Lunasi Pinjaman Online

ilustrasi. Pinjaman online memiliki bunga yang tinggi. - Image

ilustrasi. Pinjaman online memiliki bunga yang tinggi.

JawaPos.com - Pinjaman online merupakan salah satu solusi yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bisa mendapatkan kemudahan dan kecepatan dalam memperoleh pinjaman dana. Berbeda dengan pengajuan di lembaga keuangan konvensional seperti bank untuk produk KTA kilat, meminjam dana di fintech dirasa memiliki persyaratan yang jauh lebih sederhana.

Bahkan, dalam beberapa jam saja, pihak dari aplikasi pinjaman online sudah bisa langsung mencairkan pinjaman yang diajukan oleh nasabah. Ditambah lagi, pihak peminjam tidak diwajibkan untuk memberikan agunan sebagai persyaratan mengajukan pinjaman tersebut. Kedua hal inilah yang membuat layanan pinjaman online terlihat menarik di mata masyarakat awam.

Meski memiliki kelebihan tersebut, nasabah pinjaman online yang tidak paham dengan perjanjian utang menjadi sasaran empuk untuk membebankan nilai suku bunga yang selangit. Tentunya, jika nasabah tidak mampu membayar cicilan bulanan tepat waktu, tak jarang pihak pinjaman online yang langsung mengirim teror dari penagih utang.

Nah, bagi Anda yang sudah terlanjur terjerumus pada pinjaman online dengan beban bunga tinggi, tentu ingin segera terbebas dan jeratan utang tersebut. Tak perlu khawatir, karena ada 3 cara ampuh dan efektif yang dapat Anda lakukan agar bisa terlepas dari beban utang pinjaman online yang sukar untuk dilunasi. Apa saja?

1. Memanfaatkan Pinjaman dengan Bunga Lunak
Hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk melunasi utang pinjaman online adalah dengan melakukan utang lain. Namun, dalam mengajukan pinjaman ini, pastikan beban bunganya jauh lebih rendah daripada bunga yang dibebankan pinjaman online. Anda bisa pergi ke koperasi ataupun bank untuk mengajukan pinjaman yang biasanya memiliki beban bunga normal dan lunak.

Akan tetapi, sebelum mengajukan pinjaman tersebut, pastikan untuk membandingkan nilai bunga yang dibebankan oleh sejumlah bank dan koperasi agar bisa mendapatkan beban bunga paling rendah. Tanamkan juga niat bahwa pinjaman ini Anda lakukan untuk terlepas dari utang pinjaman online yang sulit untuk dilunasi.

Dengan memilih tenor pembayaran paling lama atau minimal satu tahun, jumlah cicilan yang harus Anda bayar pada pinjaman yang baru ini pasti jauh lebih terjangkau. Dengan begitu, cash flow Anda bisa lebih terjaga dan terhindar dari risiko bangkrut akibat utang pinjaman online.

2. Menggunakan Fasilitas Pinjaman Tanpa Bunga
Selanjutnya, cara kedua untuk bisa terlepas dari jeratan utang online adalah dengan menggunakan layanan pinjaman tanpa bunga. Sebagian dari Anda mungkin terheran dimana bisa mendapatkan pinjaman yang tidak membebankan bunga kepada nasabahnya. Bagi yang belum tahu, Anda bisa mendapatkan pinjaman tanpa dikenakan bunga di perusahaan dimana Anda bekerja.

Pada umumnya, pihak manajemen kantor memiliki fasilitas pinjaman ini untuk membantu para karyawannya. Selain tidak membebankan bunga sama sekali, Anda juga bisa meminta pihak perusahaan agar memberikan tenor pembayaran lebih dari satu tahun. Dengan begitu, pengeluaran bulanan Anda dapat lebih terkontrol dan tidak habis untuk melunasi tagihan utang saja.

Jika tempat Anda bekerja tidak memiliki fasilitas tersebut, Anda bisa meminta bantuan kepada keluarga atau sanak saudara. Dengan cara tersebut, pinjaman online dengan bunga tinggi akan bisa digantikan dengan utang tanpa bunga ini.

Namun, pastikan bahwa Anda mampu dan tidak ingkar dalam melunasi utang ini. Sebab, jika secara sengaja utang tidak dilunasi, besar kemungkinan konsekuensinya adalah rusaknya tali persaudaraan. Citra Anda sebagai seorang anggota keluarga juga pasti menjadi buruk di mata keluarga yang lainnya.

3. Menjual Aset yang Dimiliki
Sebagai cara terakhir jika kedua cara di atas tidak membuahkan hasil, Anda dapat menjual beberapa barang dan aset yang dimiliki untuk melunasi utang pinjaman online. Cara ini tentu bisa menjadi solusi yang terbaik bagi Anda yang tidak ingin lagi terbeban dengan cicilan utang yang harus dibayar setiap bulannya.

Akan tetapi, tetap gunakan skala prioritas terhadap barang atau aset apa saja yang bisa dijual dan tidak terlalu dibutuhkan. Jika jumlahnya mencukupi untuk melunasi utang pinjol, tidak ada salahnya untuk mengurangi jumlah aset yang dimiliki demi terlepas dari beban keuangan tersebut.
Setelah utang pinjaman online berhasil terlunasi, jangan lupa untuk menutup akun dan menghapus aplikasi pinjol yang terpasang pada smartphone. Dengan begitu, godaan untuk kembali mengajukan pinjaman dan terjerat utang tidak terjadi pada Anda.

4. Hanya Gunakan Layanan Pinjaman Online yang Terdaftar di OJK
Di Indonesia, layanan pinjaman online dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir memang semakin banyak jumlahnya. Menjamurnya layanan pinjol ini terjadi karena kebiasaan masyarakat Indonesia yang konsumtif dan mudah tergoda dengan iming-iming pinjaman tanpa syarat ini.

Akan tetapi, di antara banyaknya pinjaman online yang bermunculan ini, tentu masih banyak aplikasi pinjol yang memberikan beban rasional kepada peminjamnya. Yang pasti, saat membutuhkan dana cepat dan ingin menggunakan layanan pinjaman online, usahakan untuk memilih yang sudah terdaftar dan diakui oleh OJK. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari ancaman beban bunga tinggi yang dapat merusak keuangan keluarga.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore