
Dolar - Dery Ridwansah 6
JawaPos.com - Pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) diperkirakan dapat positif setelah penemuan vaksin Covid-19 yang mampu memproduksi imunitas dan aman dalam masa pengujiannya. Mengutip kurs tengah Bank Indonesia (BI), Selasa (21/7), saat ini Rupiah berada di posisi 14.813.
Kepala Riset PT Monex Investindo Futures Ariston Tjandra mengatakan, kemajuan penelitian vaksin Covid-19 hasil kerja sama antara perusahaan biofarmasi Eropa Astrazeneca dan Universitas Oxford Inggris menjadi angin segar bagi pergerakan investasi berisiko. Menurutnya, baik ini mengurangi kekhawatiran pasar terhadap terus meningkatnya penularan Covid-19 di dunia yang bisa menghambat pemulihan ekonomi global.
"Pagi ini mata uang regional terlihat menguat terhadap dolar AS, indeks saham Asia juga terlihat positif," ujarnya dalam pesan singkatnya, Selasa (21/7).
Ariston menyebut, mata uang Garuda pun berpotensi menguat terhadap dolar AS seiring dengan telah tibanya vaksin Covid-19 dari Tiongkok ke tanah air. "Potensi penguatan ke arah 14.600 dan potensi resisten di kisaran 14.850," pungkasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=_EqvJizX-EU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
