
Ilustrasi logo Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Dok, JawaPos.com)
JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI, Hidayatullah mendesak jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera meningkatkan pengawasan terhadap pelaku industri keuangan di Indonesia. Perbaikan dinilai perlu dilakukan demi mengantisipasi kasus gagal bayar.
"Apabila hal ini tidak segera diperbaiki, maka menyebabkan kredibilitas para komisioner OJK akan menurun. Yang berbahaya itu adalah pembiaran terhadap menurunnya kredibilitas para komisioner pasti akan menurunkan kredibilitas lembaga OJK," ujarnya di Jakarta, Rabu (24/6).
Menurutnya, lemahnya pengawasan dikarenakan tugas dan fungsi bagian-bagian dalam OJK tumpang-tindih. Dari segi pendanaan, sumber pendanaan OJK berasal dari iuran yang dipungut dari pelaku industri keuangan.
Padahal, tugas OJK adalah sebagai mengatur dan mengawasi jalannya industri keuangan di Indonesia. Maka dari itu, Hidayatullah usul agar ke depan OJK didanai oleh APBN.
"Mungkin ke depan bisa disiasati iuran ini masuk dari pintu pendapatan di pemerintah lalu pemerintah yang memberikan anggaran ke OJK. Sehingga OJK sebagai pengawas dan regulator tidak punya hubungan langsung (dukungan dana) dari industri keuangan yang diawasi," imbuhnya.
Seperti diketahui, maraknya kasus gagal bayar di industri keuangan Indonesia bermula dari adanya kasus tunda bayar AJB Bumiputera, disusul Asuransi Jiwasraya pada 2018.
Sedangkan kasus gagal bayar di produk reksadana, diawali dengan macetnya pembayaran produk reksadana yang diterbitkan oleh sejumlah manajer investasi. Mulai dari Emco Asset Management dan Minna Padi Asset Manajemen pada 2019.
Baru-baru ini, sejumlah asuransi pun diketahui mulai mengalami kesulitan di dalam membayarkan klaim nasabah seperti Kresna Life dan Wanaartha Life. Tak hanya itu, ada pula lembaga keuangan yang mengalami gagal bayar seperti Koperasi Indosurya dan Koperasi Hanson Mitra Mandiri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
