
Ilustrasi Gedung Bursa Efek Indonesia
JawaPos.com - Pasar saham Indonesia mengawali pekan dengan melaju di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 47,7 poin atau 0,78 persen ke level 6.029,46.
Sementara Indeks LQ45 turun 20,2 poin atau 2,09 persen menjadi 942,91, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 12,7 poin atau 1,91 persen ke 652,19, dan indeks IDX30 turun 11 poin atau 2,10 persen ke 513,18.
Adapun perdagangan pagi ini, ada 1 saham menguat, 35 saham melemah, dan 9 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp37,4 miliar dari 17,4 juta saham diperdagangkan.
Seluruh penggerak IHSG bergerak melemah, dengan sektor keuangan anjlok paling besar 2,33 persen, kemudian disusul industri dasar 2,12 persen dan infrastruktur turun 1,55 persen.
Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko mengatakan, IHSG diperkirakan mengalami pelemahan potensi kenaikan, setelah akhir pekan kemarin gagal menembus resisten kunci di posisi 6.310 dan hanya mampu berakhir di level 6.077.
"Kegagalan IHSG untuk ditutup di atas resisten kunci 6.130 secara mingguan, menandakan bahwa momentum kenaikan mulai melemah," kata di Jakarta, Senin (13/8).
Menurutnya, pelaku pasar disarankan untuk menunggu kondisi trading buy pada kisaran 6.020-5.992 dengan tetap mempertimbangkn posisi cut-loss IHSG di level 5.960.
Di tengah pelemahan potensi naik pada laju IHSG hari ini, Yuganur merekomendasikan empat saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni:
1. PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA), dengan target profit taking di kisaran Rp4.950-5.050, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp4.810 dan Rp4.750, disarankan cut-loss pada posisi Rp4.690.
2. PT Elnusa Tbk (ELSA), dengan target profit taking di kisaran Rp400-420, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp372 dan Rp367, disarankan cut-loss pada posisi Rp360.
3. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR), dengan target profit taking di kisaran Rp8.550-8.650-8.850, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp8.175 dan Rp8.075, disarankan cut-loss pada posisi Rp7.975.
4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dengan target profit taking di kisaran Rp24.450-24.850, memiliki dua arah masuk pembelian di level Rp23.150 dan Rp22.950, disarankan cut-loss pada posisi Rp22.450.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
