Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 September 2015 | 07.16 WIB

BI Frustasi Lawan Dolar, Bujuk Macan Asia Ikut Membantu

ilustrasi - Image

ilustrasi

JawaPos.com – Bank Indonesia (BI) merasa kewalahan dengan pelemahan mata uang rupiah terhadap dollar AS.



Sampai posisi Jumat (25/9)  permintaan mata uang AS tetap meningkat, mengakibatkan rupiah terus terpuruk di angka Rp14.690 per dolar AS.



Ada satu opsi yang sedang ditempuh bank sentral Indonesia supaya keluar dari tekanan dollar AS. Yaitu memperbarui kesepakatan Bilateral Currancy Swap Agreement (BCSA) dengan bank central dari Tiongkok, Korea Selatan dan Jepang..



“Tujuannya untuk  meredam keperkasaan dollar serta  tambahan cadangan devisa. Langkah tersebut diambil apabila kebijakan moneter yang telah dan akan dilakukan  tidak  juga mampu memperkuat nilai tukar rupiah,” kata Direktur Eksekutif Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI Juda Agung



Kata Juda, kesepakatan BCSA adalah opsi paling emergency, dengan tujuan untuk memperkuat cadangan devisa. “Mungkin BI dalam waktu dekat akan menyampaikan kembali paket kebijakan yang lebih bisa mengatasi stabilisasi nilai tukar rupiah,” ucapnya.



Kata Juda, paket kebijakan tersebut akan berkoordinasi dengan pemerintah terkait agar devisa hasil ekspor (DHE) tetap berada di dalam negeri bahkan di-convert.



“Jadi, dengan memberikan insentif bagi eksporter yang punya DHE agar menempatkannya di dalam  negeri,” tandas Juda.



Sebelum BCSA ditempuh BI akan mendiskusikan masalah ini bersama pemerintah. Termasuk akan diulas kemungkinan penerimaan pajak. “Tapi detailnya nanti akan kami sampaikan kalau sudah jadi ya,” katanya.



BI pernah melakukan hal serupa tahun 2013, lantaran banyak perusahaan mengalami kerugian karena terlalu sering bertransaksi menggunakan dollar.



Kesepakatan BCSA dengan bank central Tiongkok dibuat pada 2010. Di mana salah satu dasar hukum dilakukan Peraturan bank Indonesia (PBI) Nomor 12/6/2010 tentang Transaksi Repurchase Agreement Chinese Yuan terhadap Surat Berharga Rupiah Bank Kepada Bank Indonesia. (tih)

Editor: Arwan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore