Logo JawaPos
Author avatar - Image
05 Januari 2018, 22.54 WIB

Terungkap! Ini Penyebab Target KUR 2017 Tidak Tercapai

Menkop UKM AAGN Puspayoga - Image

Menkop UKM AAGN Puspayoga

JawaPos.com - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) mencatat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2017 sebesar Rp 95,56 triliun atau 89,6 persen dari target Rp 106 triliun dengan total 4,41 juta debitur.


Menkop UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, tidak tercapainya realisasi KUR sepanjang 2017  lantaran sektor perbankan lebih senang menyalurkan kredit kepada sektor perdagangan, bukan sektor produksi atau riil.


"Lebih aman kalau ke sektor perdagangan, kredit macet nol persen. Lancar semua pembayaran kreditnya, seperti pedagang sayur di pasar itu diberikan KUR oleh Bank BRI," ujar Puspayoga saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Jumat (5/1).


Untuk sektor riil, target serapan 40 persen belum terealisasi. Sebab, perbankan cukup hati-hati dalam menyalurkan kredit karena besarnya potensi risiko kenaikan kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL).


"Kalau ke sektor produksi, bank lebih hati-hati. Bila debitor rugi, NPL naik. Jadi, ini masalah kenyamanan perbankan saja, bisnis," terangnya.


Tahun ini, serapan KUR dari sektor riil dan perdagangan ditargetkan porsinya bisa tercapai sebesar 50-50. "Pada 2018, pemerintah memaksakan masing-masing 50 persen untuk perdagangan dan produksi. Bank didorong lebih berani menyalurkan KUR di sektor produksi tahun ini," tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore