Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Maret 2018 | 14.15 WIB

Rupiah Belum Bisa Temukan Momentum Penguatan

Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer - Image

Ilustrasi penukaran uang di sebuah money changer

JawaPos.com - Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan masih ada potensi pelemahan.


Namun, analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada berharap, pelemahan tersebut dapat terbatas seiring pelemahan yang terjadi pada USD dan juga posisi Rupiah yang masih berada di area batas bawah (support).


“Untuk itu, diharapkan pelemahan yang terjadi dapat lebih terbatas agar Rupiah dapat menemukan momentum kenaikannya,” ujarnya di Jakarta, Kamis (8/3).


Reza mengatakan, Pelemahan Rupiah terlihat mulai terbatas. Itupun seiring dengan penurunan jumlah cadangan devisa yang diperkirakan digunakan untuk menstabilkan nilai tukar Rupiah dan turunnya penempatan valas perbankan di bank sentral karena adanya kebutuhan di masyarakat.


Seperti diketahui, jumlah cadangan devisa Februari 2018 senilai USD 128,06 miliar, turun USD 3,92 miliar dibandingkan posisi Januari 2018 sebesar USD131,98 miliar.


Di sisi lain, pemberitaan mengenai mundurnya pejabat eksekutif di pemerintahan Trump akibat kebijakan proteksionis Presiden Trump memberikan sentimen negatif pada USD yang cenderung turun tipis.


“Namun demikian, kondisi tersebut tidak banyak berimbas pada pergerakan Rupiah yang cenderung melemah,” tuturnya.


Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran pada kisaran support 13.783 dan batas atas (resisten) 13.750.


“Tetap cermati dan waspada jika masih adanya pelemahan lanjutan,” tandasnya.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore