
Karyawan berada di dekat layar pegerrakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (25/6/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan membagikan tiga rekomendasi saham dan satu reksa dana saham untuk trading pekan ini yang berlaku selama masa perdagangan, mulai hari ini Senin (14/7) hingga Jumat (18/7). David Kurniawan menjelaskan pada masa penguatan IHSG minggu lalu, investor asing telah melakukan penjualan atau outflow mencapai Rp 1,6 triliun di pasar reguler.
"Meskipun IHSG berada di area psikologis 7.000 yang menandakan optimisme, pelaku pasar tetap harus waspada karena pada fase kenaikan ini investor asing justru melakukan penjualan," jelas David dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/7).
Lebih lanjut, David mengatakan bahwa penguatan IHSG selama sepekan terakhir tersengat sentimen global dan domestik. Dari global ada sentimen tarif AS dan suku bunga The Fed.
Adapun sentimen dari domestik ada suku bunga BI, dimana saat Rupiah sempat menguat ke Rp 16.224/USD, didukung oleh aliran modal asing, BI menahan suku bunga di 5,50 persen. BI konsisten menjaga stabilitas moneter dan nilai tukar di tengah tekanan eksternal.
Selanjutnya ada sentimen terkait potensi energi terbarukan, dimana pemerintah kembali menegaskan komitmen terhadap target 23 persen bauran energi terbarukan di 2025. Sektor energi bersih dan nikel akan mendapat perhatian lebih di tengah kerjasama mineral strategis dengan AS. Selama sepekan ini, David mengimbau para trader untuk mencermati dua sentimen kunci yakni spekulasi pemangkasan suku bunga global dan rilis kinerja emiten pada kuartal II 2025.
"Terkait spekulasi pemangkasan suku bunga global, inflasi melandai, bank sentral utama mulai membuka opsi rate cut dan mendukung aset risiko. Selanjutnya terkait rilis kinerja emiten kuartal II 2025, minggu ini akan dimulai fase pengumuman earnings untuk beberapa sektor, yakni perbankan dan konsumer utama," jelas David.
Guna merespons dinamika pasar berdasarkan sejumlah sentimen global dan domestik di atas, PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) merekomendasikan sejumlah saham dan reksa dana saham yang berpotensi untung pekan ini.
1. Buy BBCA (Current Price: 8.625, Entry: 8.625, Target Price: 9.100 (5,51 persen), Stop Loss: 8.400 (-2,61 persen), Risk to Reward Ratio: 1:2,1). Dengan potensi pelonggaran suku bunga global dan lokal sektor banking sangat menarik untuk diperhatikan. Laba bersih BBCA per Mei 2025 juga dilaporkan tumbuh 16 persen secara yoy. Jangka pendek BBCA mulai terlihat bottoming dan saat ini memberikan risk-reward yang cukup menarik sehingga layak buy.
2. Buy on Breakout ADMF (Current Price: 9.125, Entry: 9.250, Target Price: 9.800 (5,95 persen), Stop Loss: 9.000 (-2,70 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2,2). Emiten pembiayaan ADMF punya hubungan kuat dan berkorelasi dengan suku bunga. Dengan penurunan suku bunga maka peminjam akan lebih tertarik untuk ambil kredit dengan bunga murah. Dalam jangka pendek emiten ini juga terlihat ada potensi untuk breakout dari area konsolidasinya.
3. Buy AADI (Current Price: 7.000, Entry: 7.000, Target Price: 7.575 (8,21 persen) Stop Loss: 6.676 (-4,63 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:1,8). Tahun 2025 ini mempunyai title renewable energy. Meskipun AADI fokus terhadap batu bara, tapi the whole group of Adaro saat ini sedang membangun Adaro Green dan dalam jangka pendek AADI sangat menarik karena mengkonfirmasi area support yang telah diuji di level 6675.
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF MSCI Indonesia Large Cap (XIML). Power Fund Series (PFS) XIML ini merupakan produk dengan komposisi MSCI Indonesia Large Cap. Saham large-cap cenderung tertinggal dalam reli pasar. Namun dengan mulai pulihnya arus modal asing dan stabilitas IHSG, rotasi sektor ke large-mid-cap sangat mungkin terjadi dan memberikan ruang catch-up performance.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
