
Ilustrasi mata uang kripto bitcoin (Pixabay).jpg
JawaPos.com - Meski keberadaannya belum 'direstui' oleh Bank Indonesia (BI), Bitcoin terus melakukan pengembangan bisnis di Tanah Air. Indonesia dianggap punya potensi besar dalam bisnis uang virtual tersebut.
Ketua Asosiasi Perkumpulan Pemerhati Blockchain & Bitcoin Indonesia Erwin Hadiyanto mengungkapkan, ada beberapa sektor yang bisa dikembangkan dengan bisnis Bitcoin maupun Blockchain.
Sektor seperti tambang, perikanan, maupun infrastruktur juga dianggap sebagai salah satu yang berpotensi bisa dikembangkan dengan teknologi Blockchain.
"Sektor-sektor ini yang akan jadi basic untuk Bitcoin. Misalnya bermain di sektor mining atau perikanan itu akan jadi kuat di situ. Kalau sekarang hanya trust saja, nggak ada basic-nya, masyarakat yang beli bingung, tahu-tahu hilang," jelas dia.
Menurut Erwin, beberapa negara telah mengembangkan bisnis Bitcoin dan Blockchain dalam sektor tersebut. Meski tidak banyak, pihaknya menilai hal tersebut punya potensi besar.
"Itu yang coba kita gali. Kebutuhan dunia akan sumber daya alam sangat besar," tandasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
