Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Januari 2025, 05.54 WIB

BTN Syariah Genjot Wealth Management, BSI Akselerasi User BYOND

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu saat menjelaskan program untuk mendukung 3 juta rumah pemerintahan Prabowo-Gibran. (BTN for Jawapos) - Image

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu saat menjelaskan program untuk mendukung 3 juta rumah pemerintahan Prabowo-Gibran. (BTN for Jawapos)

JawaPos.com - Industri perbankan syariah terus bertumbuh. Sejalan dengan kebutuhan keuangan nasabah terhadap layanan syariah yang bervariasi. Terutama dalam menghadapi masa depan yang tidak pasti.

Unit usaha syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN Syariah) fokus menggenjot bisnis wealth management syariahnya tahun ini. Yakni dengan menggandeng PT Sun Life Financial Indonesia (Sun Life Indonesia) untuk menghadirkan bancassurance Salam Berkah Amanah. Mengingat, permintaan masyarakat akan layanan keuangan syariah, termasuk asuransi, terus meningkat.

"Asuransi ini menyediakan proteksi lengkap dan amanah mulai dari perlindungan untuk finansial, pendidikan anak, perencanaan pensiun, hingga ketika menjalankan ibadah haji," ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu, kemarin (2/1).

Perseroan merespons tingginya permintaan dengan kemudahan proses pendaftaran tanpa pemeriksaan medis. Selain itu, juga memberikan perlindungan hingga 25 tahun dengan premi mulai dari Rp 10 ribu per hari. Ditambah, nasabah dapat menikmati manfaat tambahan saat ibadah haji dan perlindungan khusus selama Ramadhan.

"Bancassurance ini memberikan potensi pengembalian kontribusi hingga 150 persen dari total kontribusi yang telah dibayarkan," kata Nixon.

Dia berharap, layanan ekspansi di segmen wealth management syariah mampu mendongkrak aset UUS. Tercatat, total aset BTN Syariah mencapai Rp 55,5 triliun. Ditunjang dengan 110 jaringan kantor yang tersebar di Indonesia.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) juga menatap 2025 dengan optimistis menargetkan 10 juta pengguna BYOND. Baik menjaring nasabah baru maupun mendorong migrasi nasabah existing. Per 9 November 2024, super apps tersebut sudah mencapai 2 juta pengguna.

Direktur Utama BSI Hery Gunardi akan terus mendorong pengguna BSI Mobile serta nasabah BSI eksisting untuk bermigrasi ke aplikasi BYOND. "Masih ada 6 juta user BSI Mobile yang akan dikonversi ke BYOND by BSI dan masih ada 13 juta lagi customer kita yang juga harus kita ajak untuk menjadi user," tutur Hery.

Untuk mendukung proses migrasi, nasabah hanya perlu mengunduh aplikasi BYOND by BSI dari Google Playstore atau Apple Appstore. Lalu mengikuti langkah aktivasi yang mencakup pengisian data rekening dan verifikasi wajah. Dokumen yang diperlukan hanya berupa e-KTP, kartu debit, dan nomor rekening.

"Pencapaian 2 juta pengguna hanyalah awal dari perjalanan panjang. Saya yakin, dengan kerja keras dan komitmen, kita dapat membawa BYOND by BSI ke tingkat yang lebih tinggi. Tahun 2025, saya berharap kita jauh lebih baik dari tahun 2024," tandasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore