
Ilustrasi: Asuransi jiwa di luar sana menjadi hal yang lumrah dimiliki masyarakat. (Insurance Business America).
JawaPos.com - Terjadi pergeseran penyumbang premi terbesar di asuransi jiwa. Pendapatan premi produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) alias unit link terkoreksi.
Di sisi lain, peningkatan perjalanan wisata jadi peluang produk asuransi terhadap pengelolaan risiko saat travelling. Per September 2024, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, lini usaha asuransi jiwa yang menyumbangkan pendapatan premi terbesar adalah produk endowment atau kombinasinya.
Dengan pendapatan premi sebesar Rp 41,66 triliun atau mencapai 30,72 persen dari total premi. Sedangkan unit link memperoleh pendapatan premi Rp37,21 triliun atau sebanyak 27,43 persen dari total premi.
Secara pertumbuhan tahunan, lini usaha dengan peningkatan premi terbesar adalah kesehatan senilai Rp 5,33 triliun atau naik 33,79 persen. Kemudian diikuti produk endowment dengan kenaikan Rp 4,68 triliun atau 12,66 persen year-on-year (YoY).
Untuk lini usaha unit link masih terkontraksi 15,36 persen YoY sebesar Rp 6,75 triliun. "Fokus OJK saat ini terhadap PAYDI adalah terus memantau kestabilan pertumbuhan premi secara lebih intensif, yaitu secara bulanan sepanjang 2024. Secara umum, kenaikan premi PAYDI setiap bulan sepanjang tahun ini sebesar 2 persen," ucap Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono, Rabu (27/11).
Peluang produk asuransi terpantau pada segmen perjalanan wisata. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) periode Januari-Juli 2024, terdapat 598,7 juta perjalanan wisatawan.
Jumlah tersebut meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama di 2023. "Hal ini tentunya menjadi potensi pengembangan industri asuransi terhadap pengelolaan risiko saat perjalanan atau travelling," ujar Ogi.
Asuransi perjalanan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam bentuk peace of mind. Sehingga dapat menikmati secara penuh tujuan perjalanan, baik untuk bisnis, keluarga maupun liburan.
"Peace of mind ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat untuk fokus melakukan kegiatannya. Karena jika terjadi hal yang tidak diinginkan, maka ada asuransi yang memberikan penggantian kerugian finansial yang dialami sesuai dengan manfaat yang dipertanggungkan," imbuhnya.
Presiden Direktur PT Zurich General Takaful Indonesia (Zurich Syariah) Hilman Simanjuntak menyatakan, jumlah polis produk travel insurance melesat 143 persen YoY. Peningkatan itu menghasilkan pendapatan premi bruto lebih dari Rp 250 miliar.
"Produk asuransi perjalanan syariah menjadi pilihan lebih dari 25 persen jemaah umrah Indonesia di 2023. Kepercayaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat," ungkapnya.
Per Oktober 2024, pendapatan premi bruto asuransi harta benda dan kerugian meningkat 17 persen year-on-year (YoY). Menunjukkan kinerja yang stabil di sektor asuransi umum. Begitu pula, asuransi kendaraan bermotor mengalami yang tumbuh 4 persen YoY untuk produk konvensional maupun syariah.
"Kami juga mencatatkan peningkatan jumlah nasabah sebesar 17 persen year-on-year (YoY) pada kuartal ketiga tahun ini," ucap Presiden Direktur PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk Edhi Tjahja Negara.
Menurut dia, pertumbuhan tersebut didorong oleh inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan di ketiga lini bisnis. Untuk lini bisnis asuransi syariah, produk asuransi perjalanan mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Kontribusi produk ini meningkat 20 persen YoY dengan jumlah polis meningkat hingga 38 persen secara tahunan.
Di sektor asuransi jiwa, pendapatan premi bruto Zurich tumbuh 3 persen. Di atas rerata industri yang masih minus 3 persen.Produk dwiguna yang memberikan proteksi terhadap kesehatan dan keuangan dalam satu polis mengalami lonjakan jumlah nasabah mencapai 436 persen YoY. Alhasil pendapatan premi bruto yang diperoleh ikut terkerek 217 persen YoY.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
