Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juni 2024 | 00.14 WIB

Bank Indonesia Diprediksi Masih Tahan Suku Bunga Acuan 6,25 Persen pada Juni 2024 di Tengah Penguatan Dolar AS

Gedung Bank Indonesia. BI diprediksi tetap menahan suku bunga acuan di level 6 persen. - Image

Gedung Bank Indonesia. BI diprediksi tetap menahan suku bunga acuan di level 6 persen.

JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) diprediksi masih tahan suku bunga acuan di angka 6,25 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19-20 Juni 2024. Adapun pertimbangannya, karena kondisi inflasi dan prosepek keseimbangan eksternal yang tetap terkendali dan posisi cadangan devisa yang terjaga.
 
Selain itu, Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai suku bunga acuan sebesar 6,25 persen masih mampu untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.
 
"BI diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuan BI rate di level 6,25 persen pada RDG bulan Juni mengingat suku bunga acuan di level 6,25 persen saaat ini masih konsisten untuk menjangkar ekspektasi inflasi serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," kata Josua Pardede dalam keterangannya, Kamis (20/6).
 
Lebih lanjut, dia menjelaskan dalam beberapa minggu terakhir ini, penguatan dollar AS terhadap mata uang global dipengaruhi oleh faktor sejumlah sentimen. Seperti pelemahan Euro di tengah ketidakpastian politik di Eropa.
 
Kemudian, arah suku bunga sentral global terutama Fed di mana pada rapat FOMC bulan Juni 2024, Fed diperkirakan memiliki ruang untuk memangkas suku bunga FFR sebesar 25 basis poin (bps) di tahun 2024 dan ruang penurunan FFR sebesar 100 bps pada tahun 2025 mendatang.
 
Oleh sebab itu, Josua memastikan BI masih tetap akan menahan suku bunga acuan sebesar 6,25 persen di tengan penguata dollar AS mengingat pelemahan Rupiah dan mata uang global lainnya dipengaruhi oleh faktor sentimen yang tidak mencerminkan faktor fundamental ekonomi Indonesia.
 
Tak hanya itu, ia menilai pelemahan Rupiah saat ini pun cenderung bersifat sementara. "Oleh sebab itu, BI diperkirakan akan kembali mempertahankan suku bunga BI rate di level 6,25 persen setelah terakhir BI menaikkan suku bunga acuan BI pada RDG bulan April yang lalu," tutupnya.
 
Diketahui, nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka melemah pada awal perdagangan hari ini Kamis (20/6). Nilai tukar (kurs) rupiah melemah 0,073 persen atau 11,95 basis poin dan berada di level Rp 16.388 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp 16.365 per dolar Amerika Serikat (AS) oada penutupan perdagangan kemarin.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore