Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Mei 2022 | 21.20 WIB

Outlook Pendapatan 2022 Naik Rp 420 T, Menkeu: Sedikit Kurangi Utang

Menteri Keuangan Sri Mulyani - Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani

JawaPos.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menuturkan, outlook pendapatan negara tahun 2022 diperkirakan mencapai Rp 2.266,2 triliun. Angka tersebut naik sebesar Rp 420,1 triliun dari perkiraan APBN 2022 yang sebesar Rp 1.846,1 triliun.

"Dengan harga komoditas pendapatan negara naik, outlook kita penerimaan negara diperkirakan mencapai Rp 2.266,2 triliun atau naik Rp 420 triliun dari APBN awal, yaitu Rp 1.846 triliun," jelas dia dalam Rapat Kerja bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (19/5).

Dengan tambahan pendapatan Rp 420 triliun ini, kata dia, artinya Indonesia masih memiliki ruang untuk menyusun strategi kedepannya. Menurutnya, hal ini masih relatif baik ketimbang negara-negara lain yang mengalami krisis.

"Kalau negara lain yang mengalami krisis, tidak punya uang tapi kebutuhan banyak, kita paling tidak ada tambahan Rp 420 triliun," seru dia.

Menurutnya, pemerintah bisa saja mengalokasikan Rp 420 triliun tersebut untuk membayar utang negara. Namun, di lain sisi harga BBM dan listrik akan mengalami kenaikan jika pendapatan itu dimanfaatkan hanya untuk membayar utang negara.

"Defisit kita dalam UU APBN adalah Rp 868 triliun atau 4,85 persen dari PDB. Kalau misal Rp 420 triliun untuk (menutup) defisit semua, bisa. Tapi semua belanja (kebutuhan) tetap sama, berarti harga (BBM dan listrik) naik," ujarnya.

Maka dari itu, pemerintah akan membagi fokus kepada tiga faktor utama. Diantaranta melindungi masyarakat dari sisi daya beli, menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional, serta melindungi APBN yang tentu memiliki keterbatasan.

"Kalau mau melindungi rakyat, ekonomi dan APBN, maka Rp 420 triliun harus dibagi untuk tujuan itu. Kami ingin membaginya sebagian untuk mengurangi defisit kita. Saya minta untuk diturunkan defisit kita Rp dari Rp 868 triliun ke Rp 840 triliun, sedikit sekali hanya Rp 27,8 triliun," tutup dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore