Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 November 2021 | 21.21 WIB

Bos OJK Sebut Siapkan Sejumlah Program Dorong Transformasi Digital

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berkomitmen mempercepat transformasi keuangan digital Indonesia. Caranya dengan pengembangan ekosistem ekonomi dan pembiayaan digital. Dengan demikian, memberikan manfaat besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso dalam Forum Fintech Inggris-Indonesia di London Senin (1/11). Menurut dia, transformasi ekonomi digital diproyeksikan akan menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi akibat Covid-19.

"Potensi ekonomi digital Indonesia itu harus cepat dioptimalkan untuk meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia di kawasan maupun global," ujarnya.

Di sektor jasa keuangan, perbankan harus menjawab kebutuhan konsumen untuk melakukan transformasi digital. Termasuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Begitu pula industri finansial teknologi alias fintech dan lembaga keuangan digital lainnya. Mereka harus memudahkan dan memperluas akses keuangan bagi masyarakat unbanked.

Lampu hijau telah diberikan OJK bagi perbankan berkolaborasi dengan fintech dalam pengembangan bisnisnya. Wimboh menuturkan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah program untuk mengakselerasi transformasi tersebut.

Di antaranya, membangun ekosistem UMKM berbasis digital. Terintegrasi dari hulu hingga hilir. Kemudian, melibatkan fintech peer-to-peer lending dan securities crowdfunding untuk memudahkan pelaku usaha mendapat alternatif pembiayaan dengan syarat mudah.

Terpisah, Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah Redjalam menyebutkan bahwa seluruh bank akan bertransformasi menjadi bank digital. Perubahan itu tidak lagi menjadi opsi, tetapi sebuah keharusan. Jika abai, perbankan tinggal menunggu digilas tsunami bank digital.

Sejumlah indikator menunjukkan perubahan masif yang terjadi di masyarakat. Di antaranya, pola hidup masyarakat dalam memenuhi kebutuhan. Piter menilai, kini masyarakat mengandalkan smartphone untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Mulai membeli makanan, transportasi, investasi, hingga layanan perbankan.

"Cukup ketikan jari lewat smartphone," ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore