
Ilustrasi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jakarta
JawaPos.com - Transformasi digital memperluas akses layanan perbankan tanpa batas. Bank pun bebas memilih strategi bisnis. Namun, mereka harus memperhatikan kemampuan keuangan dan aspek non keuangan perusahaan.
"Seperti infrastruktur teknologi dan SDM (sumber daya manusia)," kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana secara virtual Selasa (7/9).
Dia menegaskan, Peraturan OJK (POJK) Nomor 12/POJK.03/2021 menjadi acuan perbankan dalam menjalankan aktivitas layanan digital. Baik beroperasi melalui pendirian bank baru sebagai bank digital maupun transformasi dari bank konvensional menjadi bank digital.
"Bagi investor yang ingin mengakuisisi bank yang sudah ada untuk mendukung konsolidasi, tentu kami akan sambut baik upaya-upaya itu," katanya.
Menurut dia, langkah tersebut akan mempercepat konsolidasi sektor perbankan nasional. Dengan demikian, transformasi digital makin membantu perekonomian nasional untuk segera bangkit. Di sisi lain, OJK tidak menampik fenomena tersebut dimanfaatkan sebagai gimmick marketing dengan embel-embel bank digital. Karena itu, otoritas tersebut menyiapkan penilaian tingkat digitalisasi perbankan.
"OJK mencermati adanya unsur gimmick marketing. Hanya mengklaim sebagai bank digital untuk membuat harga sahamnya naik," ungkap Direktur Eksekutif Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan OJK Anung Herlianto.
Dia menjelaskan, asesmen tersebut menilai lima aspek. Yakni, strategi digital, organisasi dan budaya, teknologi, operasional, serta konsumen. Anung mengklaim, standar asesmen tersebut sudah diuji coba.
Hasilnya, digital maturity perbankan secara industri berdasar aspek strategi sudah 53 persen. Namun, dari sisi organisasi dan budaya baru 44 persen.
"Tanpa menyebut diri sebagai bank digital, bank sudah mempersiapkan infrastruktur digital sekitar 65 persen, aspek operasional penerapan digitalisasi sebesar 42 persen, dan costumer appetite untuk masuk ke layanan digital 49 persen," bebernya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
