Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Juli 2023 | 17.16 WIB

Bibit.id Gaet Citibank Perluas Akses Masyarakat Berinvestasi di Pasar Modal

Ilustrasi logo PT Bursa Efek Indonesia (Dok.Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ilustrasi logo PT Bursa Efek Indonesia (Dok.Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Aplikasi investasi digital Bibit.id menggandeng Citibank N.A. Indonesia (Citi Indonesia) melanjutkan kemitraan strategisnya dengan memperluas akses layanan wealth management bagi investor di seluruh Indonesia.

Melalui kemitraan ini, keduanya menunjukkan komitmen dalam upaya percepatan agenda inklusi keuangan Pemerintah Indonesia dengan menyediakan produk investasi berkualitas kepada seluruh investor ritel dan institusi.

CEO dan Co-founder Bibit, Sigit Kouwagam, Bibit terus memperluas akses berinvestasi di pasar modal melalui inovasi dan teknologi. Dengan dukungan mitra strategis Bibit, layanan wealth management kini tersedia dan terjangkau bagi investor di lebih dari 500 kota di Indonesia.

“Kami berterima kasih kepafda Citi Indonesia dan berharap kemitraan dapat terus terjalin di masa mendatang,” ujar Sigit di Jakarta, Kamis (20/7).

Sigit mengatakan, kerja sama dengan Citi Indonesia telah dimulai sejak Bibit pertama kali memperkenalkan reksa dana ke investor ritel.

"Sejak saat itu Citi Indonesia telah menjadi Bank Kustodian andal untuk produk Reksa Dana dari Manajer Investasi yang berperan penting dalam mendukung visi Bibit," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, sepakat bahwa kemitraan antara Bibit dan Citi Indonesia merupakan komitmen bersama untuk meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat luas akan investasi di pasar modal. Sehingga dapat mendorong inklusi keuangan di tanah air.

"Penting bagi kami untuk menunjang pertumbuhan investor ritel di pasar modal Indonesia melalui kolaborasi yang berkesinambungan dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Bibit.id,” ungkap Batara.

Menurut data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyebutkan bahwa pada 2020 jumlah investor di pasar modal tercatat 3,88 juta, dan melonjak menjadi 10,31 juta pada 2022. Hingga Juni 2023, jumlah investor di pasar modal mencapai 11,22 juta, naik 8,6 persen dari akhir tahun lalu.

“Kami percaya bahwa peningkatan jumlah investor retail dapat berdampak positif pada peningkatan inklusi keuangan di Indonesia sehingga tujuan memperluas akses masyarakat ke sektor jasa keuangan dapat dilakukan dengan lebih optimal," pungkas Batara.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore