Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 18 Oktober 2017 | 22.43 WIB

Modal Kerja Dominasi Kredit di Malang

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Potret pertumbuhan kredit perbankan di Kota Malang pada kuartal keempat cukup menggembirakan. Berdasar data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, pertumbuhan pada Agustus 2017 dibandingkan periode yang sama tahun lalu mencapai 9,7 persen.


Kredit modal kerja masih menjadi sektor yang memberikan kontribusi cukup besar, yakni sebesar Rp 18.321 triliun mulai periode Januari-Agustus 2017. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 lalu pada periode yang sama, yakni sebesar Rp 16.948 triliun.


Selanjutnya, kredit konsumsi menempati posisi kedua dengan total sebesar Rp 16.694 triliun. Kemudian disusul kredit investasi dengan total nilai Rp 4.403 triliun.


Kepala OJK Malang Widodo mengatakan, dari seluruh total kredit tersebut paling banyak berasal dari sektor rumah tangga. ''Paling banyak rumah tangga yakni sebesar Rp 16,261 triliun. Kemudian disusul perdagangan besar dan eceran sebesar Rp 9,848 triliun,'' paparnya.


Widodo mengatakan, selain kredit, dana pihak ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan. ''Paling banyak masih tabungan, baru disusul deposito,'' kata Widodo.


Meski demikian, dia tetap menghimbau kepada perbankan agar berhati-hati dalam menyalurkan kredit. Pasalnya, nilai NPL saat ini juga mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.


Jika sebelumnya berada di angka 2,21 persen, kini naik menjadi 2,47 persen. Oleh karena itu, pihak perbankan juga harus memikirkan hal tersebut, agar jumlah kredit macet tidak semakin besar.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore