
Gedung DPR tempat anggota dewan yang terhormat berkantor
JawaPos.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) adalah salah satu lembaga negara yang akan mendapat kenaikan anggaran pada 2018 mendatang, yakni sebesar Rp 7,25 triliun. Beredar khabar, sebagian dari dana tersebut akan digunakan untuk membangun apartemen DPR di lokasi Taman Ria Senayan.
Apartemen tersebut dibangun dengan tujuan untuk memudahkan para anggota dewan dalam menjangkau Gedung DPR. Sayangnya, wacana tersebut harus terhenti karena ketua DPR Setya Novanto memilih untuk membatalkannya.
Kebijakan tersebut membuat sejumlah fraksi menjadi terbelah, sebagian fraksi ada yang mendukung dan ada juga yang tidak. Mereka yang menolak adalah fraksi PKB, NasDem, PPP dan PAN. Dan pada akhirnya rencana ini kandas di tengah jalan.
Jika menelisik lebih jauh, sejatinya para anggota dewan memiliki rumah dinas yang sebenarnya jaraknya tidak jauh-jauh amat. Rumah dinas mereka berada di kawasan Kalibata dan Ulujami yang letaknya berada di Jakarta Selatan.
Jarak dari Kalibata dan Ulujami hanya mencapai 8 kilometer. Jarak tersebut tidaklah terlalu jauh, apalagi terkadang anggota dewan kerap menggunakan Voorijder (pengawal polisi).
Namun, yang disoroti bukan masalah lokasi, melainkan dari keberadaan rumah dinas itu sendiri. Banyak anggota dewan yang tidak tinggal dirumah dinas. Sungguh disayangkan mengingat rumah dinas tersebut memakan anggaran yang besar namun tidak digunakan.
Berdasarkan ulasan dan data dari Rumah.com Property Index yang diterima oleh JawaPos.com, rumah dinas anggota DPR di Kalibata dan Ulujami memiliki luas tanah rata-rata sebesar 250 meter persegi. Rumah.com Property Index mencatat bahwa harga rumah tapak dengan luas tanah antara 201-300 meter persegi berkisar antara Rp18,33 juta hingga Rp39,53 juta per meter persegi.
Sementara itu, median harga untuk kategori rumah tapak dengan rentang luas tanah 201-300 meter persegi di Jakarta Selatan adalah sebesar Rp26 juta.
Head Of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan, lokasi rumah dinas anggota DPR merupakan kawasan yang cukup strategis. Sebab, jarak maksimal mereka menuju ke kawasan bisnis hanya sepanjang 10 km saja.
"Sebagai bahan pertimbangan, Kalibata berjarak sekitar 7,5 km dari kawasan bisnis Sudirman dan 7 km dari kawasan bisnis Mega Kuningan, serta 10 km dari Gedung DPR. Ulujami sendiri berjarak sekitar 8-10 km dari Sudirman, Mega Kuningan, serta Gedung DPR. Untuk rumah tapak, jarak di bawah 10km dari kawasan bisnis Sudirman termasuk kawasan properti strategis," kata Ike di Jakarta, Rabu (23/8).
Ia melanjutkan berdasarkan data Rumah.com Property Index di atas, maka rata-rata rumah dinas anggota DPR diatas Rp 7 miliar. Daripada menggunakan dana swasta maupun APBN, alangkah bijaknya jika semua rumah dinas dijual dan hasilnya digunakan untuk membangun apartemen DPR.
"Maka cukup valid jika dikatakan harga rumah dinas DPR berada pada kisaran Rp 26 juta - Rp 39 juta per meter persegi atau sekitar Rp 7,5 miliar per rumah," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Rapid Vienna vs Hearts: Tuan Rumah Terancam Tumbang di Liga Konferensi Eropa
Prediksi Skor Viking FK vs Dinamo Zagreb: Purgeri Diprediksi Menang Tipis di Norwegia!
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Robot Humanoid Tiongkok Kalahkan Rekor Lari Usain Bolt, Lalu Terbakar
Prediksi Skor AEK Athens vs Levski Sofia di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Tuan Rumah Menang!
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Prediksi Skor Celje vs Slovan Bratislava di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Berujung Penalti?
Prediksi Skor Lyon vs Fenerbahce di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027: Kans Les Gones Menang!
Kiai Ta’in Tebuireng Dipolisikan Jelang Muktamar NU, TAAT Pasang Badan
Prediksi Skor Rapid Wien vs Hearts di Play-off Liga Konferensi Eropa: Tim Tamu Dijagokan Lolos!
