Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Juli 2026 | 01.54 WIB

7 Tips Packing Barang agar Aman Selama Pengiriman, Dijamin Minim Risiko Rusak

Ilustrasi packing barang. (Pinterest) - Image

Ilustrasi packing barang. (Pinterest)

JawaPos.com - Meningkatnya aktivitas pengiriman barang di Indonesia membuat cara mengemas paket menjadi aspek yang semakin penting. Baik untuk mengirim kebutuhan rumah tangga, produk UMKM, barang elektronik, maupun barang pecah belah, kemasan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kerusakan selama proses distribusi.

Barang yang mengalami kerusakan saat tiba di tujuan masih menjadi salah satu keluhan yang kerap ditemui. Kondisi tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh proses pengiriman, tetapi juga oleh kualitas kemasan yang digunakan sejak awal.

Penggunaan kardus yang terlalu besar atau terlalu kecil, pelindung yang kurang memadai, hingga ruang kosong di dalam kemasan yang dibiarkan begitu saja dapat membuat barang mudah bergeser dan terbentur selama perjalanan. Karena itu, proses packing tidak boleh dianggap sepele agar barang tetap terjaga hingga diterima oleh penerima.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengemasan yang benar, J&T Cargo membagikan sejumlah panduan yang dapat diterapkan sebelum mengirim barang, khususnya barang yang mudah pecah atau membutuhkan perlindungan tambahan.

"Banyak risiko kerusakan barang sebenarnya dapat diminimalkan melalui persiapan kemasan yang tepat. Karena itu, penting bagi pengirim untuk menyesuaikan metode packing dengan karakteristik barang yang akan dikirim agar perlindungan yang diberikan dapat lebih optimal," ujar Muhammad Danu Permadi selaku Network Traning Supervisor J&T Cargo Indonesia.

Berikut beberapa langkah yang disarankan sebelum mengirim paket!

1. Bungkus Barang dengan Bubble Wrap Secara Maksimal
Pastikan seluruh bagian barang tertutup bubble wrap, terutama area sudut dan sisi yang paling berisiko mengalami benturan.

2. Gunakan Kardus yang Tepat
Pilih kardus yang masih kuat dan memiliki ukuran sesuai dengan dimensi barang agar tidak terlalu longgar maupun terlalu sempit.

3. Tambahkan Material Penyangga
Isi celah kosong di dalam kardus menggunakan foam, kertas, atau bubble wrap sehingga barang tidak mudah bergeser selama pengiriman.

4. Lindungi Bagian yang Mudah Rusak
Komponen seperti sudut, pegangan, maupun permukaan berbahan kaca sebaiknya diberi lapisan pelindung tambahan untuk mengurangi risiko kerusakan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore