Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 Juni 2026 | 19.17 WIB

Kala Roti Selai dan Dada Perempuan jadi Kemewahan: Tragedi Kaum Precariat dalam 'Chainsaw Man'

Chainsaw Man. (Istimewa) - Image

Chainsaw Man. (Istimewa)

JawaPos.com - Sudah kelewat banyak jumlah protagonis dalam manga shonen yang digambarkan punya mimpi besar.

Son Goku ingin terus melampaui batas-batas kekuatan dalam dirinya. Monkey D. Luffy ingin menjadi Raja Bajak Laut. Naruto Uzumaki ingin menjadi Hokage. Hanamichi Sakuragi ingin membawa Shohoku menjuarai turnamen bola basket tingkat nasional di Jepang. 

Dan seterusnya, dan seterusnya.

Para karakter ini merupakan pengejawantahan optimisme kelas pekerja yang percaya pada mobilitas sosial dan menjunjung tinggi meritokrasi, di mana kerja keras dan kenaikan kelas adalah hal yang paralel.

Mangaka Tatsuki Fujimoto rupanya punya formula sendiri dalam menghadirkan protagonis versi dirinya.

Alih-alih menciptakan figur layaknya nama-nama di atas, Fujimoto justru memilih membuat sosok bernama Denji. Seorang pemuda yang tidak memiliki ambisi agung dan mulia.

Jauh dari citra protagonis dengan visi dan misi hidup yang pasti, Denji hanya punya keinginan sederhana. Kelewat sederhana.

Keinginan yang terdengar konyol, tapi juga menyedihkan di saat yang sama: makan roti selai, tidur di kasur empuk, dan merasakan sentuhan dada perempuan.

Di tangan Tatsuki Fujimoto, Chainsaw Man bukan sekadar cerita tentang organisasi pembasmi iblis. Manga ini adalah gambaran pilu tentang manusia yang tumbuh tanpa jaminan masa depan.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore