
Ilustrasi: Waifu, fenomena 'istri idaman' virtual. (Istimewa)
JawaPos.com - 4 November 2018, Tokyo, Jepang. Di dalam sebuah ruangan, Akihiko Kondo, 35 tahun, berdiri di antara puluhan orang yang menatap tajam ke arahnya. Tubuhnya dibungkus setelah jas putih rapi. Wajahnya berseri-seri. Semringah, cerah, ceria, tanpa beban.
Hari itu, adalah hari bahagia Akihiko. Pria kurus berkacamata yang berprofesi sebagai aparatur negara di Negeri Matahari Terbit itu akhirnya melangsungkan pernikahan dengan sang belahan jiwa yang sudah menawan hatinya selama lebih dari 10 tahun.
Sebanyak 39 orang yang hadir di sana ikut menjadi saksi.
Bukan saksi pernikahan biasa.
Tapi saksi sejarah akan suatu hal yang membuat perasaan campur aduk: membingungkan, menggelikan, tapi juga menyedihkan sekaligus menyeramkan hingga titik tertentu.
Hari itu, Akihiko tidak menikahi perempuan nyata.
Hari itu, Akihiko mengikat janji dengan Hatsune Miku: sosok penyanyi kartun berwujud gadis muda tinggi semampai berambut hijau panjang.
Bukan wanita dengan darah dan daging. Bukan manusia sungguhan.
Akihiko Kondo menikahi tokoh fiksi Hatsune Miku. (Istimewa)
Akihiko adalah salah satu contoh dari sekian banyak orang dengan kondisi yang disebut fictoseksualitas. Sebuah keadaan di mana orang lebih tertarik secara emosional dan bahkan secara seksual oleh karakter fiksi ketimbang manusia sungguhan.
Dalam kaidah yang lebih populer, fictoseksual punya dua istilah yang umumnya disematkan pada orang-orang yang mengagumi sosok fiksi dari budaya Jepang: Waifu dan husbu.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
