Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 April 2026 | 15.57 WIB

Luxie Diandra, Pionir Aviasi Perempuan Jawa Timur yang Menginspirasi Dunia Penerbangan

PEREMPUAN PENDORONG PERUBAHAN: Founder SAC Luxie Diandra (empat dari kiri) ingin mendorong perempuan-perempuan Indonesia bangkit dan berdaya lewat dunia aviasi yang telah menjadi hobi sekaligus medium edukasi dan sosialnya. (Istimewa). - Image

PEREMPUAN PENDORONG PERUBAHAN: Founder SAC Luxie Diandra (empat dari kiri) ingin mendorong perempuan-perempuan Indonesia bangkit dan berdaya lewat dunia aviasi yang telah menjadi hobi sekaligus medium edukasi dan sosialnya. (Istimewa).

JawaPos.com – Momentum Hari Kartini menjadi pengingat bahwa perjuangan perempuan untuk mendapatkan kesempatan setara masih terus diupayakan. Semangat itu tercermin dalam kiprah Luxie Diandra. Ia konsisten menghadirkan ruang bagi perempuan untuk berani punya mimpi tinggi dalam dunia aviasi. 

Selama ini, profesi pilot identik dengan laki-laki. Minimnya akses, mahalnya pendidikan, serta kurangnya pengalaman awal membuat banyak perempuan ragu atau merasa dunia penerbangan terlalu jauh untuk dijangkau. Melihat kondisi tersebut, Luxie berupaya menghadirkan ruang belajar yang lebih inklusif melalui komunitas Soerabaja Aero Club (SAC).

SAC menjadi pionir komunitas aviasi pertama di Jawa Timur dengan misi sosial dan edukasi. Lewat komunitas ini, perempuan tidak hanya dikenalkan teori penerbangan, tetapi juga diberi kesempatan merasakan langsung pengalaman terbang. Mereka bisa duduk di kursi co-pilot, didampingi pilot profesional, dan mengendalikan pesawat sambil menikmati panorama Surabaya dari ketinggian 3.000 kaki.

“Banyak perempuan sebenarnya tertarik dengan dunia penerbangan, tetapi tidak tahu harus memulai dari mana. Kami ingin memberikan pengalaman awal agar mereka lebih percaya diri dan berani melangkah,” ujar Luxie.

Founder SAC Luxie Diandra Ddi dalam kabin pesawat. (Istimewa)

Luxie menilai pengalaman langsung menjadi kunci penting untuk menumbuhkan keberanian perempuan mengejar karir di sektor aviasi. Selama ini, banyak calon pilot hanya mendapat teori tanpa kesempatan merasakan kokpit secara nyata.

Melalui program edukasi dan experience flight, SAC membantu peserta memahami jalur pendidikan pilot, mengenal prosedur keselamatan, hingga mendapatkan gambaran karir di industri penerbangan. Pendekatan ini membuat perempuan memiliki pijakan awal sebelum melanjutkan ke sekolah penerbangan profesional.

Upaya tersebut tidak hanya menyasar perempuan dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja. Luxie percaya, mimpi besar sering lahir dari pengalaman kecil yang berkesan. “Kalau sudah merasakan langsung, mereka jadi lebih yakin bahwa dunia ini bisa mereka masuki,” katanya.

Luxie Diandra, Pionir Aviasi Perempuan Jawa Timur punya harapan semakin banyak perempuan yang percaya diri memasuki sektor yang selama ini didominasi laki-laki, termasuk penerbangan. (Istimewa).

Aviasi dan Pariwisata, Kolaborasi yang Menginspirasi
Selain menghadirkan nilai edukatif, program experience flight juga membuka peluang baru bagi sektor pariwisata. Wisata udara menawarkan perspektif berbeda dalam menikmati keindahan kota Surabaya dan sekitarnya, sekaligus memperkaya pilihan destinasi wisata di Jawa Timur.

Luxie optimistis, kolaborasi antara aviasi dan pariwisata dapat menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat. Wisatawan tidak hanya berkunjung ke destinasi darat, tetapi juga menikmati pengalaman udara yang unik.

Bagi Luxie, perempuan harus berani bergerak, mandiri, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar. Ia berharap semakin banyak perempuan yang percaya diri memasuki sektor yang selama ini didominasi laki-laki, termasuk penerbangan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore