
Tri Adinata alias Nata, Guru yang viral karena ajarkan musik Kodaline.
Menjadi pendidik sudah menjadi passionnya. Pesan sang ibu selalu jadi prioritas. Musik seperti jalan hidupnya. Hingga viral dan dikenal khalayak netizen.
Payugo Utomo, Sumatera Utara
Tri Adinata tak pernah menyangka aksinya bermain musik bersama anak didiknya di SMP Swasta Al Azhar Medan menjadi perbincangan publik. Lagu 'All I Want' milik band asal Irlandia, Kodaline yang mereka mainkan viral di lini masa media sosial.
Awalnya, video itu diunggah di laman instagram miliknya @triadinata91 beberapa waktu lalu. Bersama para muridnya, laki-laki yang akrab disapa Nata begitu atraktif saat melatih para pelajar.
Di Instagram Nata, video itu sudah ditonton lebih dari 240 ribu kali dan banyak diunggah kembali ke beberapa laman media sosial.
“All I want is. All I need is, To find somebody, I'll find somebody,” senandung para murid yang serentak memainkan gitar.
Aksi itu pun diunggah kembali di instagram resmi Kodaline. Para pelajar dan Nata mendapat apresiasi langsung dari band yang digawangi oleh Steve Garrigan, Mark Prendergast, Vinny May dan Jason Boland itu.
Ternyata, laki-laki kelahiran 1991 silam itu sudah sering viral. Namun, kali ini yang sangat booming. Sebelumnya, Nata bersama para murid pernah memainkan lagu Titip Rindu Buat Ayah milik Ebiet G Ade, Iwan Fals, hingga lagu meraih bintang yang dibawakan pedangdut cantik Via Vallen.
“Ini sudah kali kelima viral di dunia maya. Karena di post langsung sama Kodaline. Di luar negeri jadi perbincangan hangat. Di Twitter trending nomor satu. Jadi pembicaraan musisi. Saya memang suka mendokumentasikan sesuatu. Saya suka bikin video sama anak-anak,” ujar laki-laki berkacamata itu, Jumat (29/3).
Tak ada unsur kesengajaan untuk menjadikan itu viral. Nata hanya ingin murid-muridnya punya kenang-kenangan saat dewasa kelak. “Jadi saya selalu bilang sama anak-anak. Nak kalau kalian dewasa nanti, Lihat masa-masa SMP kalian bisa lihat instagram Sir,” ungkapnya.
Alasannya memilih lagu dari Kodaline, karena memang salah satu band favoritnya. Lirik-lirik lagu Kodaline punya arti sendiri bagi Nata.
Sudah tujuh tahun Nata menjadi pendidik di Al Azhar. Selama itu juga, dia mengajarkan seni musik di sana termasuk ekstrakurikuler. Tiap pekannya, materi yang dibawakan juga berbeda-beda. Mulai dari lagu religi, daerah, mancanegara.
Menjadi viral di media sosial, ibarat bonus yang dituainya selama berkarir menjadi pengajar. Namun, dibalik itu semua, ternyata ada cerita Nata yang selama ini tidak diketahui orang banyak.
Menjadi guru seperti sudah mendarah daging di diri Nata. Wajar saja, Nata memang berasal dari keluarga guru. Ibu nya adalah seorang guru. Dua kakaknya juga guru.
Metode yang digunakannya juga banyak terpengaruh sang ibu. Dia menganggap para murid seperti anak-anaknya sendiri. Sehingga, dia bisa mengajar dengan tulus dan ikhlas.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
