
PRIVAT: Hilda Septriani (kanan) mengajar kelas Bahasa Indonesia di Institut Negeri-Negeri Asia dan Afrika, Lomonosov Moscow State University. Kelas itu diikuti para mahasiswa Rusia.
Biasanya Hilda menggunakan artikel di majalah-majalah maupun surat kabar Indonesia. Tidak jarang pula dia memutarkan video berita dari berbagai media. Karya-karya sastrawan Indonesia juga tidak luput menjadi bahan ajar. "Jadi, lebih banyak lagi yang bisa mereka dapat, bukan hanya bahasa dan tata bahasa. Untuk belajar bahasa Indonesia saja, dosen Rusia sudah cukup mampu," paparnya.
Satu hal yang dia syukuri, Universitas Moskow merupakan salah satu kampus terbaik di Rusia. Sehingga mahasiswanya sudah terseleksi sejak awal. "Sejauh ini saya senang karena dari motivasi yang kuat (pada mahasiswa), kesulitan-kesulitan itu bisa diatasi dengan baik," tutur perempuan 25 tahun itu. Apa yang dia sampaikan relatif cepat diterima mahasiswa.
Mengajarkan bahasa Indonesia tidak hanya soal arti kata. Ada konteks yang juga harus dipahami mahasiswa. "Dalam konteks yang berlainan, belum tentu artinya sama," tambahnya. Itulah yang kadang menyulitkan. Solusinya, dia akan memberikan alternatif berupa bahasa Inggris. Meskipun demikian, perempuan asal Bogor tersebut berupaya agar penggunaannya benar-benar minim.
Pengajaran bahasa Indonesia di Rusia telah terbentuk sejak tahun-tahun awal hubungan diplomatik kedua negara. Seiring waktu, peminatnya makin banyak karena masyarakat Rusia semakin menyukai Indonesia. Lebih tepatnya, mereka menyukai budaya Indonesia karena begitu beragam.
Masyarakat Rusia sudah sejak lama cinta terhadap budaya. Bila sedang masa liburan, pilihan utama untuk menghabiskannya adalah menonton pertunjukan budaya atau piknik di taman. Tidak banyak yang menghabiskan liburan di pusat-pusat perbelanjaan. Warga Rusia juga disebut-sebut tidak segan mengeluarkan biaya besar untuk menyaksikan pertunjukan budaya yang berkualitas.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
