
Pantai Pulau Karo yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.
JawaPos.com - Sebagai Kabupaten paling ujung di Sumatera Utara, Mandailing Natal ternyata mempunyai banyak potensi pariwisata yang belum digali. Mulai dari kekayaan potensi bahari, hingga pegunungan dan kebudayaan.
JawaPos.com satu per satu mencoba pariwisata yang ada di sana. Pertama, tim melakukan perjalanan ke Taman Raja Batu di Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Panyabungan. Di sini pengunjung disuguhkan dengan pemandangan bebatuan besar yang sengaja disusun. Selain itu, mata pengunjung juga dimanjakan dengan jernihnya aliran sungai.
Ternyata Taman Raja Batu itu adalah kreasi Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution. Taman itu mrmang sengaja dibangun untuk menambah destinasi wisata. Selain Taman Raja Batu, Marina punya deretan pantai indah berair biru. Didukung pula letaknya yang berada di kawasan Pantai Barat.
Namun sayangnya potensi pariwisata Bahari itu belum tertata dengan baik. Banyak pantai yang belum tersentuh pemerintah. Seperti pantai dengan suguhan pemandangan Pulau Karo. Pantai yang terletak di jalur lintas Madina itu menyuguhkan pemandangan dua pulau yang cukup apik. Ditambah sunset yang cukup indah.
Dari Pantai, JawaPos.com mencoba menanjak ke atas bukit. Di bawah kaki Gunung Sorik Marapi, terdapat satu desa yang pemukimannya masih menggunakan ijuk untuk atap rumahnya.
Tepatnya Desa Sibanggor Julu, Lembah Sorik Marapi Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal. Di Desa itu masih mempertahankan adat istiadat nenek moyang mereka. Keramahan penduduk sekitar juga menambah kenyamanan ketika kita mengunjungi desa itu. Ada puluhan rumah yang masih mempertahankan ijuk sebagai atap rumah.
Ijuk itu ternyata berfungsi sebagai pengisi udara. Jika panas, udara akan diserap ijuk. Sehingga suasana ruangan menjadi sejuk. Saat malam tiba, udara panas yang disimpan saat siang hari masuk ke ruangan. Sehingga udara di dalam ruangan menjadi hangat.
Itu hanya sebagian besar potensi wisata yang ada di Madina. Sangat sayang jika potensi itu tidak dikembangkan untuk kemajuan daerah. Badan Pengelola Otorita Pariwisata Danau Toba (BPODT) tampaknya punya niatan untuk mendukung Pemkab mengembangkan potensi wisata di sana. Tujuannya untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.
"Semua wilayah di Kawasan Danau Toba bahu-membahu menaikkan jumlah kunjungan wisatawan. Berbagai fasilitas terus dibangun. Komitmen besar juga terus diberikan Kabupaten Madina. Peran dan komitmen mereka mengembangkan pariwisata di Danau Toba luar biasa," kata Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Danau Toba (BOPDT), Arie Prasetyo, Senin (11/6).
BPODT sudah melakukan pemetaan pariwisata di Madina. Mereka juga meminta Pemkab, bisa membangun solidaritas di antara stakeholder. "Secara keseluruhan Madina sangat bagus dan potensinya besar. Kekuatan pesona alamnya sangat luar biasa," ungkap Arie
Sementara itu, Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution mengungkapkan bahwa demi menyempurnakan kenyamanan wisatawan, aspek aksesibilitas Madina juga terus digenjot. Demi memangkas durasi waktu tempuh, akses udara langsung segera dihadirkan. Bandara baru di wilayah Melanting, Kabupaten Madina, yang saat ini sedang dalam tahap penyiapan lahan dan perencanaan akan segera dikebut.
"Kawasan Melanting ini ideal untuk bandara baru. Kalau ini sudah berjalan, akses menuju Madina akan lebih meningkat," terang Arie.
Selama ini, ada beberapa opsi untuk terhubung dengan Madina. Wilayah ini bisa dijangkau dari Medan melalui jalur udara Padang Sidempuan. Namun, jarak tempuh darat dari Aek Gondang ke Penyabungan masih 2 jam. Bila menggunakan akses Bandara Silangit, jarak tempuh darat menjadi 5 jam.
"Kemudahan aksesibilitas menjadi kebutuhan utama Madina. Saat ini waktu tempuh darat dari bandara terdekat menuju Madina masih cukup lama,” papar dia.
Belum terakomodasinya terkait persoalan transportasi membuat kunjungan wisatawan kurang maksimal. Terlebih sejauh ini, Madina kerap mengandalkan wisatawan mancanegara dari tamu overland dari utara (Aceh, Medan, Danau Toba) yang hendak menuju Sumatera Barat.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
