
Ratusan Anak dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) melakukan aksi Basuh Kaki Bunda di LP Khusus Anak Tangerang, Tangerang Banten, Selasa (17/4)
Marlina tentu saja tak keberatan. "Saya mendukung saja," kata ibu dua anak itu.
Pada hari yang sama, acara serupa dihelat di 33 LPKA se-Indonesia. Sebanyak 2.725 anak binaan ikut membasuh kaki ibu mereka. Sebanyak 2.659 di antara jumlah tersebut anak laki-laki. Sisanya 66 perempuan.
Para orang tua menyambut gembira acara tersebut. Sebab, mereka jadi punya kesempatan lebih lama berbincang dengan para buah hati. "Biasanya, di jam besuk reguler, hanya dibatasi satu jam," kata Marlina.
Karena terikat pekerjaan sebagai guru, Marlina tentu tidak bisa menjenguk sesering yang dikehendaki anak keduanya itu. Dia hanya bisa datang dua minggu sekali. Kadang bersama sang suami atau saudara lain.
Meski dihelat serentak di puluhan LPKA se-Indonesia, Family and Society Gathering dipusatkan di LPKA Tangerang. Karena itu, perwakilan ibu-anak dari berbagai LPKA di Indonesia pun diterbangkan ke sana.
Salah satunya Siti dan Wawan (keduanya bukan nama sebenarnya). "Saya senang sekali karena jadi bisa ngobrol bareng Wawan selama perjalanan dari Maros ke Tangerang," katanya.
Wawan yang baru berusia 16 tahun itu dipenjara lima tahun untuk kasus yang Siti keberatan membicarakannya. "Saya selalu nangis kalau bicara soal itu," katanya sembari mengusap air mata.
Siti mengaku, sepanjang perjalanan dirinya tidak henti menitip pesan kepada sang putra. Agar memanfaatkan waktu di LPKA Maros. "Belajar yang rajin, ibadah jangan lupa," ungkapnya.
Begitu pula ketika sang anak membasuh kakinya. "Jangan patah semangat, semangat terus," katanya kepada sang anak.
Bahkan, setelah acara basuh kaki selesai, keharuan masih berlanjut. Termasuk ketika sejumlah anak binaan tampil di panggung. Menampilkan lagu bertajuk Ibu dari New Sakha.
Sebening tetesan embun pagi
Secerah sinarnya mentari
Bila ku tatap wajah mu ibu
Ada kehangatan di dalam hatiku
Tak semuanya memang mahir menyanyi dan terampil memainkan alat musik. Tapi, kesungguhan mereka begitu terlihat. Termasuk Akmal yang turut tampil di panggung. "Lagu itu untuk mama. Sebagai bentuk kerinduan dan permintaan maaf saya," kata Akmal.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
