alexametrics

Tim Dosen Universitas Ciputra Blusukan Latih Bisnis Online di Papua

18 Juni 2021, 07:48:19 WIB

Tim dosen Prodi Fashion Product Design & Business Universitas Ciputra punya agenda blusukan untuk mengajar. Tak hanya di Pulau Jawa, tetapi kini mereka juga menginjakkan kaki di Papua. Misinya adalah untuk mengajak UMKM hidup di tengah pandemi.

RETNO DYAH AGUSTINA, Surabaya

HAMPIR 24 jam perjalanan ditempuh Fabio Ricardo Toreh dan Yoanita Tahalele dari Surabaya ke Biak, Papua. Perjalanan di tengah pandemi membuat pesawat menuju Biak harus berhenti sejenak di dua kota lainnya, Jakarta dan Makassar. Kunjungan tersebut bisa dibilang nekat.

”Memang orang Surabaya sih ya, jadi kami beneran dibilang bondo nekat alias bonek karena mau datang ke sana,” ucap Ita, sapaan Yoanita.

Pujian bonek itu muncul dari Pemda Biak. Konon permintaan kerja sama dengan pihak lain banyak dihelat secara daring. Hanya mereka yang berani datang langsung untuk mengajar.

Ita dan Fabio punya misi memperkenalkan bisnis daring kepada perempuan di Biak. Banyak ibu-ibu yang kehilangan pemasukan sejak pandemi terjadi. Kegiatan semakin terbatas dan produk buatan mereka tak bisa terjual. ”Karena mereka semua jual secara offline, akhirnya mereka kehilangan penghasilan,” ucap Fabio.

Melalui blusukan itu, harapannya mereka bisa kembali berjualan meski masih secara daring. Setidaknya ada 30 peserta yang ikut pelatihan mereka.

”Terharu, sampai sekarang mereka semua aktif. Belum ada yang protol,” tutur Ita.

Meski sudah bertahun-tahun memiliki ponsel, peserta belum mengetahui marketplace atau media sosial untuk berjualan. Ada sih yang doyan Facebook-an, tapi sekadar main iseng.

”Saya sering diolokin anak saya, mama mana tahu Tokopedia atau Instagram,” ucap salah seorang peserta. Saat dia mulai main Instagram, anaknya sontak menggoda. ”Akhirnya tahu teknologi juga nih, mama,” katanya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : */c6/git

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads